OPAC - Pencarian Artikel Jurnal & Majalah Library USD

Menampilkan semua artikel (Halaman 424 dari 34142, Total: 341417 data)

INDIKASI PERTANIAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Pengarang :
Nama Majalah/Jurnal : Pranata
Volume / Edisi : VI-2,- (No. 0)
Halaman : 8-13
Abstrak : For season the time being, people are experiening the changes which occur in the nature, such as the dry which is getting longer. The changes implicate the farmers in some changing activities or behaviors. and, Changing planting time, for exampl, willbring about thechanging of their daily routine to some axtent, it distur them. Basides, some other changes which arte happening are, among other things, the ruin ofthe enviroment which causes the lack of ground-water, the increase of the earth tempereture, etc. Since Indonesia has been an agrarian country, the farmig sector needs a serious attention, biological especcilally when the natural wealth is continousl exploitated. Protection and conservation on diversity biodiversity are really needed. Organic farming has been one of the appropri- ate alternatives for soil conservation. The organic farming is a system of planting production based nutruion on the which biologycally recycling process. One of the kinds ofthe system is to refill the soil with is expected to e able to prolog the productive period of the soil as well as to protect the soilfrom erosion. The sugessted effort above is one of the steps toward the system of ecologically concerned agriculture. The agriculture which concerns which the ecologi has been being understood by farmers, and it really helps them realize the advvantages ofthe organic farming. Since new alternatives arere going on to appear, it is hopefully to be able to find out the most appropriate and easily conducted one.

A Probabilistic Approach to The Moments of Binomial Random Variables and Application

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : The American Statistician
Volume / Edisi : 75 (No. 1)
Halaman : 101-103
Abstrak : In this paper, we provide a closed form formula for the moments of binomial random variables using a probabilistic approach. As an interesting application, we give a closed form formula for the sum 1????+2????+3????+…+????????.

DIMENSI LINGKUNGAN DALAM INDUSTRI PANGAN

Pengarang : Budi Widianarko
Nama Majalah/Jurnal : Pranata
Volume / Edisi : VI-2,- (No. 0)
Halaman : 1-7
Abstrak : As a high natural resources and énergy demanding activity, food industry has been imposing a great deal of impacts on the enviroment. Driven by the need to preserve the environment, the concept of sustainability should be adopted in food system is described Furthermore, the application of a most recently developed tool for analyzing (LCA), in food production system is discussed

Modeling Response Time to Structure Fires

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : The American Statistician
Volume / Edisi : 75 (No. 1)
Halaman : 92-100
Abstrak : It is important to reduce fire department response times to incidents to improve communities’ general safety, to make the allocation of emergency resources more efficient, and to improve situational awareness. In this article, we identify which factors affect turnout times and travel times for the Arlington County Fire Department in Virginia by applying both linear and spatial models to the U.S. National Fire Incident Reporting System (NFIRS) data. The uniformity of NFIRS data makes this article’s methodological innovations applicable to other participating fire departments in the United States and advances the effort to incorporate scientific evidence into government-level policy-making.

Inovasi pengkaderan partai politik melalui seleksi talenta anak muda

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 52 (No. 2)
Halaman : 289-312
Abstrak : Survei CSIS menunjukkan ketertarikan anak muda untuk bergabung menjadi anggota partai politik ataupun sayap parpol hanya 1,1 persen. Rendahnya ketertarikan tersebut dapat disebabkan oleh partai politik kurang mempunyai inovasi dalam menjaring dan memikat hati dari anak muda untuk masuk ke dalam partai politik Sistem pengkaderan partai yang sangat bersifat tradisional dengan banya mengambil orang-orang yang mempunyai kemampuan finansial dan elektabilitas tinggi untuk menjadi kader dadakan membuat bias kepentingan. Partai politik dipandang tidak hanya sebagai penyalur talenta politik anak muda, namun juga menjadi wadah pembentukan talenta yang dikebendaki. Tujuan penelitian ini, menguraikan inovasi sistem pengkaderan politik yang ramah Anak muda dengan metode systematic literature review dari artikel terindeks scopus dan google scholar. Penelitian ini mengidentifikasi dan menyimpulkan bahwa inovasi yang dapat dilakukan oleh partai politik adalah dengan strategi seleksi akuisisi talenta, dengan partai politik melakukan penawaran dan memperlihatkan keunggulan, serta daya tarik yang dimiliki oleh parpol. Dengan proses seleksi akusisi talenta maka didapatkan kader muda partai politik yang matang dan terlatih untuk terjun ke dunia politik. Sebagai rekomendasi, strategi ini dapat diadopsi oleh parpol di Indonesia dengan cara merevitalisasi visi dan tata kelola kelembagaan parpol yang dinamis, berjejaring dan kolaboratif.

Correction of Survival Bias in a Study About Increased Mortality of Heads of Government

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : The American Statistician
Volume / Edisi : 75 (No. 1)
Halaman : 85-91
Abstrak : A recent study reported increased mortality of heads in government. To avoid the time-dependent bias (also known as immortal-time bias), survival from last election was compared between election winners and runners-up. We claim that this data manipulation results in bias due to conditioning on future events; survival should be compared from first election as well as winning should be considered as a time-dependent covariate. We collected the missing life-time periods and redesigned the study to display this bias using Lexis diagrams and multistate methodology. We found that the bias that we termed the healthy candidate bias was even more severe than the time-dependent bias.

Assumption Lean Regression

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : The American Statistician
Volume / Edisi : 75 (No. 1)
Halaman : 76-84
Abstrak : It is well known that with observational data, models used in conventional regression analyses are commonly misspecified. Yet in practice, one tends to proceed with interpretations and inferences that rely on correct specification. Even those who invoke Box’s maxim that all models are wrong proceed as if results were generally useful. Misspecification, however, has implications that affect practice. Regression models are approximations to a true response surface and should be treated as such. Accordingly, regression parameters should be interpreted as statistical functionals. Importantly, the regressor distribution affects targets of estimation and regressor randomness affects the sampling variability of estimates. As a consequence, inference should be based on sandwich estimators or the pairs (x–y) bootstrap. Traditional prediction intervals lose their pointwise coverage guarantees, but empirically calibrated intervals can be justified for future populations. We illustrate the key concepts with an empirical application.

Disparitas representasi politik: urgensi keterwakilan politisi muda dalam kontestasi politik

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 52 (No. 2)
Halaman : 267-287
Abstrak : Artikel ini membabas tentang rendahnya keterwakilan anak muda dalam politik di Indonesia dan dampaknya terhadap demokrasi. Meskipun Pasal 28C ayat (2) dan Pasal 28D ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945 telah memberikan jaminan bak politik bagi anak muda, tetapi oligarki dan klientelisme politik masih menjadi penghambat akses anak muda dalam melaksanakan bak keterwakilan politiknya. Kondisi ini menciptakan anomali yang disebut sebagai menopause politik. Oleh karena itu, dalam pemilihan umum perlu dilakukan upaya untuk memperkuat partisipasi dan representasi politik anak muda untuk memberikan kesempatan yang lebih besar bagi mereka untuk turut andil dalam partai politik. Dalam bal ini, penulis memiliki gagasan dengan menerapkan formula kebijakan afirmatif berupa kuota keterwakilan politik bagi anak muda dalam pemilihan umum. Dengan menerapkan kebijakan ini, Indonesia dapat menciptakan lingkungan politik yang lebib inklusif dan berkesinambungan untuk pemimpin muda melakukan check and balances terhadap kekuasaan. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa beberapa negara lain telah menerapkan kebijakan afirmatif tersebut bagi anak muda dan terbukti efektif untuk memastikan bahwa politisi muda memiliki akses yang lebih besar ke lembaga Jegislatif. Para ahli dan pemangku kepentingan juga setuju bahwa kebijakan afirmatif ini dapat membantu memecahkan masalah oligarki di Indonesia yang telah menjadi babaya laten bagi demokrasi.

Optimizing Sample Size Allocation and Power in a Bayesian Two-Stage Drop-the-Losers Design

Pengarang : Alex Karanevich
Nama Majalah/Jurnal : The American Statistician
Volume / Edisi : 75 (No. 1)
Halaman : 66-75
Abstrak : When a researcher desires to test several treatment arms against a control arm, a two-stage adaptive design can be more efficient than a single-stage design where patients are equally allocated to all treatment arms and the control. We see this type of approach in clinical trials as a seamless Phase II–Phase III design. These designs require more statistical support and are less straightforward to plan and analyze than a standard single-stage design. To diminish the barriers associated with a Bayesian two-stage drop-the-losers design, we built a user-friendly point-and-click graphical user interface with R Shiny to aid researchers in planning such designs by allowing them to easily obtain trial operating characteristics, estimate statistical power and sample size, and optimize patient allocation in each stage to maximize power. We assume that endpoints are distributed normally with unknown but common variance between treatments. We recommend this software as an easy way to engage statisticians and researchers in two-stage designs as well as to actively investigate the power of two-stage designs relative to more traditional approaches. The software is freely available at https://github.com/stefangraw/Allocation-Power-Optimizer.

Memahami pemilih muda: masaih relevankan memilih politisi muda?

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 52 (No. 2)
Halaman : 245-265
Abstrak : Dominasi proporsi pemilih muda pada pemilu Indonesia 2024 mendatang masih menjadi premis yang menarik bagi partai politik. Ditengah banyaknya permasalahan orang muda, isu mendasar seperti pendidikan dan kondisi sosio ekonomi masih menjadi momok utama. Dukungan akses pendidikan, kesehatan yang inklusif, ketersediaan hunian, efisiensi pelayanan publik, hingga ketersediaan lapangan pekerjaan perlu diperhatikan. Berbagai isu orang muda menarik perhatian tidak hanya dari sisi perbaikan formulasi kebijakan, tetapi juga menjadi esensial dalam dunia perpolitikan. Di Indonesia sendiri, proporsi pemilih muda mencapai lebih dari 60 persen, keadaan tersebut menjadi target besar bagi partai politik untuk menghadirkan representasi politisi muda guna mengumpulkan suara. Studi ini menginvestigasi preferensi pemilih muda Indonesia terhadap elektabilitas politisi muda. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menganalisis variabel-variabel dalam perilaku politik terkait preferensi pemilih muda mencakup variabel demografi, identifikasi partai politik, dan orientasi politisi yang akan mempengaruhi elektabilitas politisi muda. Data primer (n=400) dikumpulkan melalui survei daring dengan pengambilan sampel non-probabilitas. Hasil analasisi regresi linear berganda menunjuukan bahwa variabel demografi tidak signifikan mempengaruhi elektabilitas politisi pemuda. Sebaliknya, identifikasi partai politik dan isu kandidat politisi muda berpengaruh secara signifikan terhadap elektabilitas politisi muda, Temuan ini dapat berfungsi sebagai dasar pembuatan kebijakan tubuh partai politik dalam merancang kebijakan tren kepemudaan yang tidak hanya menghadirkan representasi anak muda, tetapi memperhatikan variabel berpengaruh lainnya guna menghadapi pesta demokrasi 2024 mendatang.
← Back to HOME