OPAC - Pencarian Artikel Jurnal & Majalah Library USD

Menampilkan semua artikel (Halaman 427 dari 34142, Total: 341417 data)

KELUARGA, KEBIASAAN MENDONGENG DAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK DI ERA MODERNISASI

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Pranata
Volume / Edisi : V-3 (No. 0)
Halaman : 48-54
Abstrak : Global?sas?, usa?nya perang ding?n dan reses? ekonom? yang berkepanjangan men?mbuikan perubahan masyarakat dan keh?dupan keluarga Interaks? orang tua dan anak menjad? lemah Kebiasaan membacakan buku cerita atau mendongeng untuk anak mulai h?lang dan tayangan telev?s? merampas perhatian anak-anak seh?ngga m?nat membaca anak menjad? rendah Kurangnya st?mulasi membaca dar? orang tua dan rendahnya m?nat baca anak sangat berpengaruh negat?f terhadap kemampuan membaca permulaan anak-anak Fenomena anak-anak kelas 1 - 3 Sekolah Dasar yang mem?l?k? kemampuan membaca permulaan rendah dar? tahun ke tahun prosentasenya mak?n men?ngkat Perlu ada perhatian ser?us dar? orang tua untuk membudayakan kembal? kebiasaan membacakan buku cer?ta bag? anak agar gemar membaca dan dapat men?ngkatkan kemampuan membaca permulaan yang rendah

Strategi peningkatan partisipasi politik anak muda pada pemilu 2024

Pengarang : Setyaningsih, Florentina Dwiastuti
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 52 (No. 2)
Halaman : 201-219
Abstrak : Indonesia sat ini sedang mengalami bonus demografi yang dapat mempengaruhi peta pemilihan pada pemilu 2024. Studi CSIS (2023) mengestimasi jumlah pemilih muda (17-39) tahun akan mendominasi sebesar 60 persen atau 114 juta pemilih dari total pemilih. Dengan demikian, para pengambil kebiijakan dan pemangku kepentingan diharapkan dapat memperhitungkan suara dan preferensi para pemilih muda agar partisipasi politik anak muda dapat ditingkatkan. Ada tiga poin utama yang dilihat pada artikel ini, yaitu bagaimana tren partisipasi politik anak muda saat ini, dan dua strategi utama dalam meningkatkan partisipasi politik anak muda, yaitu dengan memahami preferensi anak muda dan digitalisasi. Penting untuk mengetahui preferensi anak muda dan bagaimana desain kebijakan pembangunan yang didisapkan partai dan calon presiden dalam mendekati anak muda. Digitalissi digunakan untuk membuka akses yang lebih luas pada pertisipasi politik dan membuka bentuk baru partisipasi politik. Meningkatnya partisipasi politik anak muda penting untuk demokrasi yang berkualitas, kuat dan aktif. 

PERAN KELUARGA TERHADAP ANAK DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN SOSIAL DAN INDUSTRIALISASI

Pengarang : Pius Heru Priyanto
Nama Majalah/Jurnal : Pranata
Volume / Edisi : V-3 (No. 0)
Halaman : 38-47
Abstrak : Keluarga sehat sebaga? akar dan dasar pembentukan pr?bad? seorang anak Anak yang tumbuh dewasa dengan keluarga sehat, akan menjad? indiv?du yang sehat, bermoral, bertanggung jawab secara sosial, dan tangguh Namun pend?d?kan dan pengasuhan keluarga perlu d?tekankan pada pemberian kehangatan dan kas?h sayang sebaga? dasar pedul? pada sesama dan pr?bad? yang sehat Adanya perubahan sos?al dan industrial?sas? atau modern?sas? akan mengubah struktur, pranata, dan s?stem sosial Pribad? yang rapuh akan terpengaruh dan akh?rnya ambruk sehingga menjad? halangan pembangunan bangsa Untuk itu Keluarga adalah pondas? untuk mend?r?kan bangunan pr?bad? anak menjad? kokoh dan kuat, mand?r? serta bertanggung jawab

PERANAN ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN PADA GENERASI PENERUSNYA

Pengarang : Suparni
Nama Majalah/Jurnal : Pranata
Volume / Edisi : V-3 (No. 0)
Halaman : 29-37
Abstrak : Untuk mengant?s?pas? perubahan sosial yang terjad? dalam era global?sas? in?, maka setiap anggota masyarakat dituntut untuk membekal? d?rinya dengan s?kap dan per?laku mand?r? Ada banyak faktor yang mempengaruh? kemand?r?an, salah satu faktor yang cukup dom?nan adalah peranan keluarga, terutama pola asuh orang tua Pola asuh orang tua yang efekti?f dalam menumbuhkan dan men?ngkatkan kemand?r?an adalah pola asuh yang bersifat demokrat?s atau autoritar?an

PERANAN ORANG TUA PADA PERKEMBANGAN DAN PENDIDIKAN ANA? DALAM KELUARGA MASA KINI

Pengarang : Emiliana Primastuti
Nama Majalah/Jurnal : Pranata
Volume / Edisi : V-3 (No. 0)
Halaman : 22-28
Abstrak : Keluarga memberikan arti penting bagi anak dalam mempersiapkan diri untuk menjadi dewasa, karena keluarga merupakan lembaga pertama yang dikenal anak. Pada dasarnya orang tua berperan paling penting pula di dalam perkembangan dan pendidikan anak, karena apa yang diperbuat orang tua akan berpengaruh terhadap diri anak. Dengan demikian perhatian dan tanggung jawab orang tua sangat diperlukan oleh anak. Dalam keluarga masa kini, waktu berjumpa yang sedikit harus betul-betul dimanfaatkan seefektif mungkin untuk membina hubungan yang harmonis dalam keluarga.

The impact of audit committee skepticism and reward power on auditor communications with the audit committee

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Behavioral Research in Accounting
Volume / Edisi : 35 (No. 2)
Halaman : 93–110
Abstrak : Auditing standards emphasize the importance of strong auditor communications with the auditcommittee to enhance financial reporting quality. This study examines the effects of audit committee skepticism andreward power, two pervasive audit committee characteristics, on auditor communications with the audit committee.Drawing on accountability theory, we predict and find that greater audit committee skepticism and reward powerinduce the auditor to communicate more information and report on a more timely basis. Seventy-nine audit partnersand managers participated in an experiment where we manipulate between-subjects high or low audit committeeskepticism (quantity of probing questions) and high or low reward power (exercising full authority to hire/compensatethe auditor versus relying on management). Participants responded to a realistic case regarding an inventoryobsolescence issue. A follow-up experiment with 30 participants indicates significant mediation for accountability. Thefindings underscore the importance of audit committee skepticism and reward power in enhancing auditorcommunications.

PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DALAM KELUARGA

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Pranata
Volume / Edisi : V-3 (No. 0)
Halaman : 15-21
Abstrak : Salah satu cara membedakan seseorang dengan orang lain adalah dari kepribadiannya. Kepribadian bukan sesuatu yang menempel pada diri seseorang, melainkan berkembang bersama perkembangan aspek-aspek yang lain. Karena faktor bawaan dan pengaruh dari lingkungannya, maka kepribadian seseorang akan menampakkan suatu yang "khas". Kepribadian yang sehat dan utuh merupakan tujuan setiap orang, karena dengan kepribadian tersebut akan muncul tingkah laku yang positip, baik bagi diri yang bersangkutan maupun bagi kehidupan bersama. Dengan kepribadian yang sehat dan utuh seseorang akan menjadi warga masyarakat yang berguna dan mampu menumbuhkan kehidupan bersama yang sejahtera. Keluarga, terutama orang tua, merupakan peletak dasar perkembangan kepribadian. Orang tua perlu memahami bagaimana mengusahakan perkembangan kepribadian yang sehat tersebut.

PERANAN ORANGTUA SEBAGAI MITRA YANG EFEKTIF BAGI REMAJA

Pengarang : Andrian Pramadi
Nama Majalah/Jurnal : Pranata
Volume / Edisi : V-3 (No. 0)
Halaman : 8-14
Abstrak : Orang tua memegang peranan yang sentral dalam keluarga. Peranan orang tua mengalami perubahan dari jaman ke jaman. Pada era modern ini, peran orang tua berubah dari sebagai figur otoritas (penguasa) menjadi seorang mitra (partner) bagi anaknya. Pendampingan (kemitaraan) diperlukan remaja sebagai usaha agar mampu menjalani atau memenuhi tuntutan lingkungan yang semakin berat. Remaja akan merasa memiliki teman apabila ia menghadapi tekanan yang berasal dari derasnya arus informasi, kesenjangan moral, tuntutan pendidikan dan berbagai macam tuntutan masyarakat lainnya. Orang tua menjadi dituntut sebagai individu yang juga mau belajar menyelami kehidupan anak remajanya dalam era modernisasi ini

KELUARGA DAN PERUBAHAN SOSIAL DI ERA INDUSTRIALISASI

Pengarang : M.L. Oetomo
Nama Majalah/Jurnal : Pranata
Volume / Edisi : V-3 (No. 0)
Halaman : 1-7
Abstrak : Era industrial sebagai sebuah kondisi yang relatif masih baru menuntut banyak penyesuaian pada orang-orang yang ada di dalamnya. Perilaku menjadi berubah di berbagai bidang. Struktur dan ciri kekeluargaan juga berubah. Peran wanita (ibu) tidak lagi hanya sebagai pendidik dalam keluarga ataupun pendamping bagi suami melainkan juga sekaligus sebagai pencari nafkah. Merebaklah feminisme yang bila tidak pandai-pandai menghadapinya bisa menjadikan friksi dalam keluarga. Kesadaran terhadap peran diri serta nilai yang harus dianut merupakan upaya pencegahannya. Sudah tentu semuanya itu tergantung pada bentukbentuk kepribadian pelakunya masing-masing. Pengingkaran terhadap peran diri serta pengingkaran terhadap nilai sering menimbulkan kesulitan-kesulitan dalam era industrial seperti sekarang. Mampukah kita menyesuaikan diri ?

Representasi Perempuan di Arena Politik

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 53 (No. 3)
Halaman : 375-395
Abstrak : Keterwakilan atau representasi perempuan adalah suatu kondisi yang ditandai oleh partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan politik dan pemerintahan sebingga kebutuhan dan kepentingan kelompok perempuan tercakup dalam pembuatan kebijakan untuk mencapai kesetaraan gender dan keadilan dalam masyarakat. Namun, perjalanan keterwakilan perempuan dalam politik. Indonesia masih dihadapkan pada sejumlah tantangan dan problem struktural. Selain mendorong angka perempuan, keterwakilan perempuan juga berbicara mengenai kualitas dari kehadiran perempuan atau yang dikenal oleh konsep representasi substantif. Artikel ini menyampaikan bahwa angka keterwakilan perempuan jumlahnya masih minim, di DPR dan di ranab eksekutif pada pemilihan kepala daerah. Selain itu, data memperlihatkan bahwa keterwakilan perempuan di politik mempunyai hubungan erat dengan faktor afiliasi dinasti politik. Tulisan ini akan membahas tiga bagian utama: (1) situasi keterwakilan perempuan di DPR saat ini dan dalam kontestasi Pilkada 2024; (2) analisis perkembangan representasi substantif dari kehadiran perempuan di politik; dan (3) ulasan terhadap masalah struktural yang menghan?bat kesetaraan gender, mencakup evaluasi implementasi kebijakan afirmatif dan peranan partai politik. Dengan situasi demikian, tulisan ini berargumen bahwa langkah reformasi terhadap kelembagaan partai politik perlu diambil, terutama pada perbaikan pembiayaan partai yang kemudian diharapkan akan memperbaiki model sistem rekrutmen dan kaderisasi terhadap perempuan.
← Back to HOME