OPAC - Pencarian Artikel Jurnal & Majalah Library USD

Menampilkan semua artikel (Halaman 439 dari 34170, Total: 341698 data)

Pelemahan Perekonomian Indonesia Terus Berlanjut

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 45 (No. 1)
Halaman : 19-30
Abstrak : -

Pilkada Serentak: Pembelajaran bagi Publik, Partai dan Penyelenggara

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 45 (No. 1)
Halaman : 7-18
Abstrak : -

Promoting Sensemaking Through an Impactful Instructional Sequence

Pengarang : Patrick L. Brown and Rodger W. Bybee
Nama Majalah/Jurnal : The Science teacher
Volume / Edisi : 90 (No. 6)
Halaman : 22-27
Abstrak : Abstrak tidak tersedia.

Teaching Climate Change Through Educational Resources From America’s National Parks

Pengarang : Breanna C. Beaver, Shannon L. Navy, Annie Runde, Melissa Sladek, and Eve West
Nama Majalah/Jurnal : The Science teacher
Volume / Edisi : 90 (No. 6)
Halaman : 16-21
Abstrak : Abstrak tidak tersedia.

Advokasi Kebijakan Afirmasi dan Klaim Representasi Politik Perempuan

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 46 (No. 4)
Halaman : 491-509
Abstrak : Gerakan perempuan merumuskan patal afirmasi pencalonan perempuan di RUU Pemilu dan mengklaim pasal tersebut merepresentasikan kepentingan perempuan. Teori klaim representari membantu membedah komponen-komponen klaim yang dilakukan gerakan perempuan dan menganalisis keberhasilan atau kegagalannya. Pada kasus advokasi pasal afirmasi pencalonan perempuan di RUU Pemilu menjelang Pemilu 2009 dan 2019, proses dan komponen klaim representasi dapat dirumuskan dalam kalimat berikut: Pokja Perempuan dan Sekber (Maker) mengklaim pasal afirmasi pencalonan perempuan yang dirumuskannya (Subject) merepresentasikan kepentingan perempuan (Object) pala Pansus RUU Pemilu (Audience). Dari basil analisis operasionalisasi komponen komponen klaim representasi tersebut, dapat disimpulkan kansolidasi organises pembuat klaim serta soliditas gagasan menjadi faktar yang mempengarubi kiem dapat diterima atau ditolak andiens. Otoritas audiens juga berpengaruh pada penerimaan klaim. Kepentingan perempuan yang diklaim oleh Pokja Perempuan dan Sekber melalui pasal afirmasi pencalonan perempuan mesti berhadap-hadapan dengan Pansus RUU Pemilu yang mempunyai mandat representasi formal melalui pemilu dan oleh sebab itu mempunyai storitas kuat menyusun kebijakan yang menguntungkan partainya. Tulisan ini melihat perjuangan gerakan perempuan dalam mengadvokasi hakijakan afirmasi pencalonan perempuan dalam UU Pemilu dengan menggunakan kerangka klaim representati.

Penambahan Jumlah Kursi DPR untuk Siapa?

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 46 (No. 4)
Halaman : 474-490
Abstrak : Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah sepakat untuk menambah jumlah kursi DPR menjadi 575. Hal ini tercantum dalam undang-undang pemilu yang baru (UU No 7/2017). Adanya penambahan jumlah kursi ini pada awalnya diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan malapportionment (kesalahan dalam pengalokasian kursi) yang selama ini terjadi, karena selama ini terdapat provinsi yang mengalami kekurangan atau kelebiban kursi. Sementara itu, yang terjadi penambahan jumlah kursi tidak menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Karena proses ini tidak dilakukan oleh lembaga yang independen, dalam bal ini Komisi Pemilihan Umum, melainkan menjadi lampiran dari undang-undang pemilu sehingga pengaturannya tidak berdasarkan prinsip pembentukan daerah pemilihan. Berdasarkan basil penghitungan secara proporsi jumlab penduduk setiap provinsi menunjukkan babau masih terdapat provinsi yang kekurangan dan kelebihan kursi, artinya prinsip OPOV Ol (one person, one vote, one value) belum berlaku dalam konteks ini. Dalam artikel ini diuraikan penetapan batasan daerah pemilihan dan definisi batatan unit pemilu, serta alakati kursi DPR ke provinsi dan penetapan daerah pemilihan pada pemilu 2019.

Career of the Month: Agronomist

Pengarang : Luba Vangelova
Nama Majalah/Jurnal : The Science teacher
Volume / Edisi : 90 (No. 6)
Halaman : 12-13
Abstrak : Abstrak tidak tersedia.

Konstitusionalitas Ambang Batas Pencalonan Presiden dalam UU No. 7 Tahun 2017

Pengarang : Lea Popovic
Nama Majalah/Jurnal : Analisis CSIS
Volume / Edisi : 46 (No. 4)
Halaman : 458-473
Abstrak : Isu ambang batas pencalonan presiden mengalami tarik ulur yang panjang dalam proses pembahasan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemillihan Umum. Di satu sisi, ada kelompok yang menginginkan tetap adanya ambang batas pencalonan presiden, sedangkan di sisi lain, ada kelompok yang tidak menginginkan adanya ambang batas pencalonan presiden. Sementara itu, perlu atau tidaknya ambang batas pencalonan presiden penting untuk dilihat dari dua aspek. Pertama, apakah ambang batas pencalonan presiden adalah sesuatu yang konstitusional. Kedua, apakab pemberlakuan ambang batas pencalonan presiden akan memperkuat sistem presidensial di Indonesia. Secara konstitusional, berdasarkan pemaknaan sistematis dengan membaca pasal 64 ayat (2), Pasal 22E Ayat (2), Pututan MK Nomor 14/PUU-X1/2013, dan Putusan Nomor 108/PUU-XI/2013 ketentuan ambang batas pencalonan presiden bisa disimpulkan sebagai sebuah ketentuan yang inkonstitusional. Selain itu, ketentuan ambang batas pencalonan presiden di dalam Pasal 222 UU No. 7 Tahun 2017 tidak sesuai dengan tujuan pembentukan bukum yang adil sesuai dengan asas pemilu. Jika dilihat dari segj penguatan sistem presidensial, ketentuan ambang batas pencalonan presiden juga tidak memenuti korelasi yang tepat, karena dalam sistem presidensial, penguatan kewenangan presiden itu memang merujuk pada kamampuan presiden itu sendiri.

Variance analysis: new insights from health care applications

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Issues in Accounting Education
Volume / Edisi : 37 (No. 2)
Halaman : 27–36
Abstrak : We use a health care application to illustrate how variance analysis can be used to benchmark costs across similar service delivery sites. Variances for personnel costs, typically the largest cost component in service organizations, are calculated for price, quantity, and skill mix components. Skill mix is important since employees with different compensation often work together to produce service outputs. We find that the joint variance, which arises when both prices and quantities differ, has more managerial implications when assigned to the quantity variance, rather than its traditional allocation to the price variance. Using time-driven activity-based costing also leads to a new variance that reflects the impact of personnel capacity differences between sites. Finally, we introduce two new visualization tools to display the variances. Educators can teach students how variance analysis reveals opportunities to reduce personnel costs by identifying and transferring best practices across sites.

Publication benchmarking data based on faculty promoted at institutions ranked 200+

Pengarang : Carmack, Rodney F. ,Moehrle, Stephen R. ,Moon, Jared,Wood, David A.
Nama Majalah/Jurnal : Issues in Accounting Education
Volume / Edisi : 37 (No. 2)
Halaman : 15–26
Abstrak : Although publication benchmarking studies for accounting faculty have been completed for highly ranked research institutions, there is not comparable data for the hundreds of smaller, less high profile, and less resource rich accounting programs. This study provides data for institutions that rank 200+ in the BYU accounting rankings. We take a sample of 50 institutions from this population to develop publication benchmarking for promotion to associate professor. We also provide insights on the timing of publications relative to promotion dates and compare these results to previous benchmarking studies. These results are useful for faculty at these institutions to inform their research efforts and to inform promotion and other decisions by faculty and administrators. Data Availability: Contact the authors.
← Back to HOME