Pencarian Artikel Jurnal & Majalah

Menampilkan keseluruhan arsip dokumen (Halaman 33208 dari 34189, Total: 341888 data)

Pendekatan Realistik: Suatau Inovasi Pembelajaran Matematika

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 109-116
Abstraksi Narasi : Usaha perbaikan pengajaran matematika di sekolah-sekolah di Indonesia sudah dilakukan selama puluhan tahun, tetapi belum berhasil. Alternatif inovatif untuk mengatasi kegagalan usaha itu adalah pembelajaran dengan pendekatan realistik. Pendekatan realistik dikembangkan berdasarkan gagasan bahwa matematika sekolah harus merupakan kegiatan manusia (kegiatan murid) bukan merupakan barang "jadi". Pembelajaran matematika dengan pendekatan realistik dilaksanakan dengan titik tolak situasi masalah kontekstual yang dapat menimbulkan beberapa macam prosedur pemecahan, sehingga memungkinkan diadakannya diskusi kelas. Situasi masalah kontekstual yang digunakan adalah situasi masalah yang realistik, dalam arti situasi masalah yang dapat direalisasikan dalam benak murid-murid. Dari situasi masalah kontekstual itu murid melakukan matematisasi horisontal, yaitu mengorganisasi materi sehingga menghasilkan alat matematis, atau bentuk matematis, atau model matematis. Kemudian murid melakukan matematisasi vertikal, yaitu mengorganisasi materi matematis menjadi lebih matematis. Dengan pendekatan realistik, murid menemukan penemuan kembali atau melakukan konstruksi kembali ateri matematika, sehingga memberikan kontribusi yang bermakna bagi pengetahuan matematika yang dimiliki oleh murid yang bersangkutan.

Model Pembelajaran Terpadu di SD Menuju Masyarakat Madani

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 172-178
Abstraksi Narasi : Dunia pendidikan kita mengalami banyak permasalahan, mulai dari ketidakmampuan mengeliminasi pengangguran sampai pada kecenderungan kebrutalan anak muda sekarang ini. Pendidikan di Indonesia belum mengembangkan aspek emosional secara integral. Krisis ekonomi yang berkepanjangan mengakibatkan berkurangnya kemampuan orang tua, masyarakat dan pemerintah dalam membiayai pendidikan. Model pembelajaran terpadu merupakan suatu model pembelajaran yang mampu mengembangkan potensi anak baik intelegensi maupun emosi secara simultan dan integral. Anak akan menjadi tanggap, kritis, kreatif dan inovatif karena siswa dibiasakan menghadapi topik masalah. Model pembelajaran tersebut juga mampu menimbulkan potensi anak untuk memanfaatkan mengembangkan sumber daya alam daerah setempat, yang sekaligus dapat mengeliminasi pengangguran. Karena model pembelajaran tersebut juga mengembangkan emosional anak seperti sifat demokratis, mandiri, menerima adanya perbedaan, menghargai kebudayan dan beradab, maka akan dapat mempersiapkan anak menuju masyarakat Indonesia baru. Model pembelajaran terpadu perlu dikembangkan terutama di daerah-daerah pelosok dengan dikaitkan kurikulum muatan lokal. Dengan begitu, konsep ekonomi kerakyatan yang berkeadilan dan masyarakat madani yang merupakan masyarakat Indonesia baru akan terwujud.

Kebudayaan Indonesia Baru melalui Pendidikan Kebudayaan: Dalam Prespektif Teori Fungsionalisme Struktural

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 149-154
Abstraksi Narasi : Perjalanan bangsa mewujudkan masyarakat Indonesi Baru merupakan perjuangan semua anak bangsa. Keinginan untuk mengembangkan masyarakat madani harus menjadi cita-cita semua anak bangsa. Dalam kerangka teori fungsionalisme struktural konsep Indonesia Baru tidak akan terwujudkan dalam kehidupan masyarakat jika setiap anggota masyarakat belum saling membagi persepsi dan bersikap sama dalam mewujudkan masyarakat madani. Nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat yang mengacu pada prinsip-prinsip masyarakat perlu di-kembangkan agar semua anggota masyarakat merasa memiliki dan mendukung prinsip-prinsip tersebut sehingga tercipta suatu stabilitas sosial. Perubahan sistem masyarakat me-merlukan suatu dinamika perubahan sehingga perubahan sistem nilai tidak menimbulkan kekacauan. Perubahan paradigma pendidikan merupakan salah satu cara strategis untuk mengembangkan persamaan persepsi nilai dalam mewujudkan terbentuknya masyarakat madani. Akan tetapi, proses pendidikan bangsa tetap mengacu pada hakikat kebudayaan, agar identitas bangsa terus dapat dipertahankan di tengah-tengah proses globalisasi.

Differential Item Functioning: Bias Internal pada Perangkat Tes dalam Sistem Pembelajaran

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 126-133
Abstraksi Narasi : Pada umumnya evaluasi dalam sistem pembelajaran menggunakan tes hasil belajar (achievement test). Tes hasil belajar tersebut akan memberikan masukan kepada pihak-pihak yang terkait dengan pendidikan, seperti guru, lembaga pendidikan, serta peserta pembelajaran (siswa). Masukan-masukan yang diperoleh tersebut akan sangat penting artinya bagi peningkatan kualitas pendidikan. Tes yang disusun denga baik dan benar akan dapat menggambarkan kemajuan belajar siswa secara obyektif dan tidak memihak kelompok tertentu, sehingga informasi yang diperoleh benar-benar dapat dipercaya. Apabila dalam penyusunan perangkat tes tidak sesuai denga hal tersebut perangkat tes akan menjadi tidak obyektif, tidak adil dan memihak pada kelompok tertentu. Kondisi inilah yang sering dikatakan sebagai perangkat tes yang membuat sifat bias. Oleh para ahli psikometri kondisi ini disebut dengan differential item functioning (DIF). Untuk menghindari DIF tersebut sebelum tes disusun, penyusun tes perlu mempelajari latar belakang testee (peserta tes). Dalam hal ini yang dimaksud dengan testee adalah budayanya, bahasnaya, kondisi sosialnya. Disamping itu, penyusun juga perlu memperhatikan materi tes yang diujikan. Kemudian, dari hasil-hasil pengkajian tersebut disusun perangkat tes sesuai dengan langkah-langkah penyusunan tes yang baik.

Analisis Variable Moderator dalam Penelitian Akuntansi Manajemen: Sebuah Kajian teoritis

Nama Pengarang : Sukirno D.S, Nur Kholis, Siti Irene Astuti D., P. Sarjiman, Suryanto, IG. A. K. Wardani, Anik Ghufron, Husaini Usman, Arief Rohman
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 134-142
Abstraksi Narasi : Peningkatan pengaruh variabel moderator dalam penelitian, telah membawa dampak yang cukup signifikan bagi implementasi moderated regression analysis (MRA) dalam sejumlah penelitian akuntansi dan manajemen akhir-akhir ini. Namun demikian sosialisasi dan implementasi MRA tersebut dalam penelitian akuntansi manajemen masih sangat terbatas. Makalah ini bermaksud membahas tipologi dan metodologi analisis variabel moderator dalam penelitian akuntansi manajemen. Tipologi variabel moderator dalam hal ini dipisahkan berdasarkan bentuk hubungan variabel moderator dengan variabel dependen dan interaksi variabel moderator dengan variabel independen. Metode analisis variabel moderator dalam penelitian akuntansi manajemen dipengaruhi tipe dan jumlah variabel dalam penelitian. Dalam perkembangannya, analisis variabel moderator tidak dapat dipisahkan dari pendekatan kontinjensi.

Reorientasi Metode Pembelajaran Kimia Menuju Indonesia Baru

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 103-107
Abstraksi Narasi : Ilmu Kimia merupakan ilmu-ilmu dasar, yang mendasari kemajuan teknologi dan pengembangan industri. Pengetahuan kimia dapat diterapkan dalam berbgai bidang seperti pertanian, farmasi, lingkungan dan berbagai industri. Abad 21 yang ditandai dengan era globalisasi menuntut pula kemampuan sarjana kimia yang dapat bersaing di pasar regional dan internasional. Agar lulusan dapat bersaing di pasar global, maka peningkatan kualitas pendidikan kimia perlu segera dilakukan. Disamping diperlukan kurikulum yang berkualitas, sumber daya manusia memadai, juga diperlukan kerja keras dari semua pihak untuk mengoptimalkan peranan laboratorium dan tata cara ilmiah yang cukup mutakhir di bidang kimia.

Reformasi Pendidikan Sains di Sekolah Dasar Upaya Strategis Mempersiapkan Sumberdaya Manusia Menuju Indonesia Baru

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 76-81
Abstraksi Narasi : Reformasi pendidikan sains - tehnologi - masyarakat sangat diperlukan sebagai suatu upaya menuju Indonesia baru. Pendekatan dan Global Learning dapat menjadi alternatif untuk memulai reformasi pengajaran sains di negara kita. Pendekatan tersebut menuju ke arah pendidikan sains yang humanistis sehingga dapat lebih menarik minat siswa untuk mempelajari sains. Reformasi pendidikan sains memiliki makna strategi bagi pemberdayaan anak didik. Dengan pemberdayaan anak didik diharapakan munculnya sumberdaya manusia yang berkualitas yang sangat bermanfaat untuk pembangunan bangsa. Disamping itu sains memiliki dimensi sosial sehingga menjadi menjadi bagian penting kehidupan masyarakat di suatu negara. Kegagalan pengajaran sains di tingkat dasar akan memberikan pengaruh negatif terhadap keberhasilan pengajaran sains di tingkat berikutnya.

Pengembangan Belajar Tuntas Sains dengan Asesmen Otentik

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 88-95
Abstraksi Narasi : Belajar tuntas sains menuntut cara evaluasi yang mampu mengungkap seluruh kemampuan peserta didik. Hasil kajian meta analisis dalam mata pelajaran sains dan matematika memberikan gambaran bahwa cara evaluasi dengan tes obyektif dan tes uraian menunjukkan rendahnya kemampuan alat ukur untuk menggali seluruh kemampuan peserta didik. Penilaian otentik sebagai bentuk alternatif untuk menjawab terlaksananya pengembangan peserta didik dalam aspek kemampuan, sikap dan keterampilan. Berbagai bentuk model dari penilaian otentik ini antara lain dengan LKS dapat menilai aspek kemampuan, perilaku dan keterampilan peserta didik secara serentak baik di kelas dan laboratorium. Permainan Peran bermanfaat untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual. Pemetaan konsep memberikan peluang yang dikembangkannya pemahaman konsep esensial dan keterkaitannya dengan konsep lainnya dan penilaian dengan tes bagi mampu mengungkapkan kemampuan kognitif peserta didik. Bagi guru, bentuk penilaian otentik ini mampu mengembangkan tiga aspek penting profesi guru yakni (1). strategi pembelajaran. (2). Pengelolaan kelas dan (3) Penilaian secara menyeluruh.

Pendidikan Tinggi dan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia Baru yang Siap Berkiprah pada Abad 21

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 69-75
Abstraksi Narasi : Perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat menjadi pioner pembangunan, pengembangan iptek dan pengelolaan sumber daya alam. Di tangan sumber daya manusia yang berkualitas estafet perjalanan bangsa akan senantiasa lancar sehingga mampu meredam dan mensiasati berbagai gejolak yag menyertai dinamika pembaharuan menuju satu kondisi yang lebih maju. Peradaban manusia yang semakin tataran yang semakin menjelang bahwa antar bangsa di dunia akan dipersatukan secara global dengan diwarnai kompetisi di berbagai sektor kehidupan. Salah satu harapan untuk mampu mengatasi kenyataan itu di sandarkan pada perguruan tinggi. Reformasi dilakukan pada pendidikan tinggi agar dapat memberikan kontribusi di dalam turut serta mewujudkan masa depan bangsa yang lebih cerah yakni Indonesia Baru di era perkembangan global. Kontribusi tersebut akan dapat terwujud apabila pendidikan tinggi mampu menghasilakan output sumber daya manusia yang berkualitas dengan profesionalisme yang handal. Sumber daya manusia berkualitas yang antara lain di cirikan memiliki kemampuan dan kepekaan untuk senantiasa secara handal dan kompetitif mampu mensiasati perkembangan global dengan tetap memegang teguh asas kemanusiaan dan religi. Tantangan yang dihadapi adalah menciptakan format pendidikan yang responsif dengan muatan yang mampu sebagai wahana guna mempersiapkan output sumber daya manusia yang berkualitas. Format pendidikan yang memiliki kepekaan dan interaktif secara komprehensif antar komponen terkait di dalam sistem pendidikan akan menjadi suasana kondusif bagi kelangsungan sebuah lembaga untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas yang siap menuju Indonesia Baru di era perkembangan global.

Pendidikan Demokrasi dan Demokratisasi Pendidikan

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 82-87
Abstraksi Narasi : Hingga kini nilai-nilai demokrasi yang kita perjuangkan selama ini belum teraktualisasi secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena kita tidak mau secara tulus hati untuk memahami, menerima dan menghayati kekayaan nilai-nilai luhur demokrasi itu sebagai nilai puncak martabat manusia sebagai pribadi dengan hak-hak asasinya serta haknya untuk mencapai perkembangan maksimal kepribadiannya sebagai manusia. Demokrasi, dengan demikian, senantiasa memiliki fungsi dan tanggung jawab sosial. Dengan pendekatan dan metode yang demokratis pula pendidikan demokrasi diarahkan untuk membangun masyarakat baru Indonesia yang demokratis, bahagia dan sejahtera lahir dan batin, yang setiap anggota warganegaranya memiliki martabat, kemerdekaan, hak dan partisipasi yang sama dalam mewujudkan cita-cita bersama itu.
← Kembali ke Halaman Utama