Pencarian Artikel Jurnal & Majalah

Menampilkan keseluruhan arsip dokumen (Halaman 33219 dari 34189, Total: 341888 data)

Program Latihan Joging untuk Kebugaran Jasmani

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 23-33
Abstraksi Narasi : Orang yang melakukan latihan olahraga semakin bertambah dari hari kehari. Aktivitas ini dilakukan dengan tujuan untuk mengkompensasi penurunan gerak manusia. Juga karena kesadaran akan olahraga semakin meningkat sebagai dampak keberhasilan program pemerintah dalam pemassalan olahraga. Salah satu bentuk latihan olahraga yang populer dan sering dikerjakan oleh masyarakat adalah joging. Sudah sepantasnya latihan joging dipilih oleh masyarakat untuk kebugaran karena latihan joging bisa memelihara dan meningkatkan kebugaran. Asalkan, latihan joging dikerjakan berdasarkan program yang sesuai dengan status kondisi tubuh, benar takaran latihannya, serta dilakukan dengan urutan: pemanasan, latihan inti, pendinginan. Latihan joging yang dikerjakan secara sistematis, terukur, maju dan berkelanjutan akan memberi pengaruh pada seluruh sistem di tubuh. Kerja seluruh sistem di tubuh menopang kebugaran. Karenanya, jelas latihan joging akan memberi pengaruh pada kebugaran.

Peranan Satelit Inderaja Bagi Konservasi Lingkungan

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 145-159
Abstraksi Narasi : Pertumbuhan yang cepat di berbagai kehidupan dan pembangunan tanpa disadari telah membawa manusia kepada keprihatinan. Munculnya rasa galau dan keresahaan ditimbulkan oleh adanya persoalan lingkungan yang kian marak justru di tengah manusia akan mengakhiri abad kedua puluh ini. Pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan akan mengakibatkan suatu permasalahan yang krusial. Upaya mengatasi permasalahan itu harus dilakukan bersama, Pengelolaan lingkungan dimulai dengan pemantauan pencatatan dan pengolahan data secara cepat, terarah dan terpadu setiap ada perubahan. Untuk itu diperlukan ketersediaan data yang memadai, Satelit Inderaja tampaknya memegang peranan penting untuk menjawab tuntutan ini. Apalagi ada ambisi besar untuk pemantauan bencana dengan membuat sistem global tunggal dengan satu atau lebih stasiun keluaran tetapi hanya ada satu pusat analisis global melalui jaringan satelit komunikasi.

Pengawetan Dengan Radiasi Sinar Gamma

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 121-130
Abstraksi Narasi : Di negara yang telah maju, tenaga atom berupa radiasi dipergunakan sebagai alternaif untuk mengawetkan bahan-bahan makanan, Tenaga atom mempunyau manfaat sangat besar bila digunakan untuk kepentingan manusia. Di Indonesia telah diadakan berbagai penelitian tentang penggunaan radiasi untuk mengawetkan berbagai bahan makanan, seperti pengawetan ikan laut, pengawetan buah-buahan dan lain-lainnya, Perkembangan pengawetan bahan-bahan makanan dengan radiasi hendaknya mendapat sambutan yang besar baik dari masyarakat luas maupun para pemilik modal agar benar-benar dapat membantu perkembangan perekonomian para petani dan nelayan. Penggunaan radiasi untuk kepentingan pengawetan bahan makanan, sepeti: ikan, daging, buah-buahan, dan hasil pertanian, diharapkan meluaskan pemahaman tentang salah satu penggunaan tenaga atom yang sangat membantu kehidupan manusia, Pada prinsipnya penggunaan radiasi untuk mengawetkan bahan-bahan makanan maupun sterilisasi adalah sama, yaitu dengan cara meradiasi bahan yang akan disterilisasi atau diawetkan. Perbedaannya terletak pada besar kecilnya dosis radiasi yang digunakan karena besarnya dosis ini menentukan perubahan karakteristik bahan-bahan yang diradiasi.

Pencemaran Lingkungan OLeh Adanya Proses Biometilasi Logam Berat

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 101-109
Abstraksi Narasi : Air limbah industri yang dikeluarkan oleh proses-proses industri berbeda-beda dalam jumlah maupun kekuatan pencemarannya, sesuai dengan satuan operasi atau proses yang merupakan sumbernya, Dalam lingkup sempit air limbah buangan yang dapat mengakibatkan pencemaran antara lain: buangan dari laboratorium kimia, yang didalamnya terdapat logam-logam berat, seperti air raksa, arsen. Logam berat tersebut dapat berubah menjadi suatu senyawa metil dari logam berat yang sangat berbahaya bagi kesehatan, baik dalam bentuk gas maupun cair. Proses ini terjadi dengan bantuan bakteri dalam kondisi anaerob karena didalam bakteri ada suatu koenzim metilkobalamin. Mekanisme perpindahan metil menjadi suatu senyawa elektrofilik ada ikatan Co-C (Metilkobalamin) atau perpindahan CH 3-, dan serangan radikal bebas (CH 3 -). Agar hasil dari reaksi di atas tidak terjadi (dapat dikurangi ) dperlukan suatu teknik pembuangan, proses pengolahan sedemikian rupa sehingga proses metilasi oleh bakteri tidak dapat berlangsung. Misalnya, penghilangan ion-ion logam berat sebelum dibuang ke lingkungan.

Pembangunan Rumah Pedesaaan Berdasarkan Arsitektur Biologik Wahana Konservasi Keselarasan Lingkungan

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 59-74
Abstraksi Narasi : Dalam proses membangun, manusia dihadapkan kepada dua arus yang selalu terkait, yaitu alam atau teknik. Teknik timbul bila ada kekurangan, Teknik merupakan alat bantu yang dengan cepat dapat diterapkan kalau proses biologis dirasakan terlalu lamban. Namun, penerapan teknik dapat menimbulkan akibat sampingan, baik biologis, psikologis maupun ekologis. Dampak inilah yang merupakan imbalan dari kelebihan teknik yang dangkal dan berjangka pendek. Siapa yang melakukan teknik dengan energi yang tidak dapat diperbarui, akan menimbulkan pencemaran dan perusakan peredaran kehidupan. Pembangunan rumah-rumah dan pembukaan lingkungan yang berlebihan dengan tumbangnya pohon-pohon dan pengurasan bahan energi yang berlebihan, mengakibatkan keadaan biologi, psikologi dan ekologi kritis. Seperti kata Eko Budihardjo, manakala perbukitan tidak lagi ditanami pepohonan melainkan dipenuhi bangunan, tambak serta rawa tidak lagi menampung air tetapi diurug tanah dan dipadati perumahan, dan lahan di pusat kota dijejali dengan hutan beton-baja-kaca tak pelak lagi kita akan menuju ke jurang kehancuran ingkungan (Eko Budihardjo, 1987;65). Untuk mengantisipasi keadaan kritis tersebut, arsitektur biologik akan mempergunakan alam sebagai dasar rancangan pembangunan, khususnya untuk pembangunan rumah pedesaan. Arsitektur biologik adalah bagian dari arsitektur ekologik yang jauh lebih luas dan rumit karena juga memperhatikan pembangunan alternatif, bionik, iklim, budaya setempat dan biologi pembangunan, Dengan memperhatikan dasar-dasar arsitektur biologik secara integral sebagai dasar perencanaan rumah dan pemukiman pedesaan, kita akan dapat merealisasikan pembangunan rumah dan pemukiman yang imbang dan selaras dengan lingkungan alam, yang pada akhirnya merupakan wahana pelestarian keselarasan lingkungan alam.

Jantung Sehat dan Program Latihan Olahraga yang Baik dan Benar

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 131-144
Abstraksi Narasi : Masyarakat Indonesia dewasa ini dihadapkan pada masalah penyakit dan gangguan kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan dan penyakit yang ditakuti pada saat ini adalah penyakit jantung. Penyebab penyakit jantung yang dikenal ada dua macam: yaitu sakit jantung bawaan dan sakit jantung di dapat. Faktor lain dari penyebab timbulnya sakit jantung adalah penyakit diabetes militus, hipertensi, kegemukan (obesitas), ketuaan, merokok, pola hidup stress dan kurang latihan olahraga. Bentuk latihan olahraga yang sesuai untuk meningkatkan kebugaran dan untuk menghindarkan dari penyakit jantung adalah jalan, lari, renang, bersepeda, bersepeda stasioner, senam aerobik dan joging. Sebelum mengikuti program latihan olahraga, perlu memeriksakan terlebih dahulu ke dokter olahraga untuk mengetahui keadaan kondisi sesungguhnya. Selama mengikuti program latihan perlu memperhatikan takaran-takaran dari latihan. Dianjurkan memilih latihan olahraga yang sesuai dengan kemampuan individu, kesenangan dan jangan memaksakan diri untuk mengikuti program latihan yang berat dan lakukanlah dengan teratur, terprogram serta terkontrol.

Bahaya Nuklir PLTN Terhadap Lingkungan: Suatu Antisipasi Pencegahan

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 89-99
Abstraksi Narasi : Eksplorasi sumber daya konvensional untuk pembangkit tenaga listrik dirasakan sudah tidak dapat memenuhi jumlah kebutuhan tenaga listrik yang makin meningkat tajam.Tahun yang lalu (1992), Perusahaan Listrik Negara, sudah sulit memenuhi permintaan sambungan listrik para konsumen, Pembangunan Jangka Panjang Tahap II mengisyaratkan proses industrialisasi akan diprioritaskan, Dan untuk menopang hal tersebut, tersedianya jumlah energi listrik yang cukup dan handal mutlak diperlukan. Saat ini pemerintah berupaya mencari sumber daya alam alternatif,salah satunya Uranium. Uranium sebagai bahan baku Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) merupakan sumber daya alam yang mempunyai aspek menguntungkan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang makin meningkat, dan sekaligus mempunyai aspek yang merugikan karena ancaman radioaktif yang dapat memusnahkan manusia dan makhluk lain disekitarnya, Sejak permulaan perkembangan tekologi nuklir telah disusun kode, standar dan kriteria keselamatan yang sangat ketat, tidak seperti teknologi lainnya. Bahkan peraturan keselamatan ternyata telah berkembang mendahului realisasi teknik dari teknologi nuklirnya sendiri, Oleh karena itu, sejak dini perlu diantisipasi usaha-usaha pencegahan timbulnya potensi bahaya PLTN demi kelestarian ekosistem yang ada. Usaha pencegahan terjadinya bahaya radiasi nuklir bagi manusia, meliputi aspek keselamatan alamiah, aspek keselamatan teknik dan aspek pengamanan darurat serta pelaksanaan pengawasan administratif yang optimal. dengan menerapkan konsep lapisan ganda (multi-barrier concept) pada tahapan perencanaan, pembangunan dan operasi PLTN, maka radiasi nuklir yang membahayakan lingkungan sekitarnya akan tetap tertahan dalam reaktor.

Aspek-aspek Yang Terkait dalam Penegakan Hukum Lingkungan di Indonesia

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 43-57
Abstraksi Narasi : Penegakan hukum lingkungan di Indonesia, menyangkut beberapa aspek. Diantara aspek-aspek tersebut adalah tersedianya materi peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan, kesadaran hukum masyarakat untuk mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan, peranan pemerintah selaku alat administrasi negara dalam menangani masalah-masalah lingkungan, serta peranan penegak hukum (lembaga peradilan hukum) apabila ada sengketa-sengketa di bidang lingkungan yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah. Peranan pemerintah sebagai pelaksana undang-undang (badan eksekutif) amat menentukan dalam menegakkan hukum lingkungan. Pemerintah diwajibkan untuk mendorong serta mengembangkan kesadaran masyarakat dalam upaya pelestarian kemampuan lingkungan. Disamping itu, karena hukum lingkungan merupakan hukum administrasi negara, maka pemerintah ditugasi pula untuk menyelesaikan sengketa-sengketa di bidang lingkungan melalui prosedur administratif.

Aplikasi Persamaan Diferensial Dalam Ekonomi

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 111-119
Abstraksi Narasi : Persamaan diferensial merupakan bagian dari matematika yang termasuk dalam cabang Matematika Terapan, Sebagai suatu ilmu, Persamaan Diferensial mempunyai implikasi yang cukup banyak untuk bidang ilmu lainnya, diantaranya Fisika, Biologi, Elektro dan Ekonomi. dalam bidang Ekonomi, Persamaan Diferensial dapat digunakan untuk menentukan harga kesetimbangan. Ini dapat dilakukan dengan terlebih dahulu membentuk model matematika dari permasalahan yang ada yang menyangkut: penawaran, permintaan, harga dan persediaan barang. Selanjutnya, dengan menyelesaikan model matematika yang telah disusun, diperoleh harga kesetimbangan.

Alam dalam Lukisan Naturalistik

Nama Pengarang : Nugraha, Sigit, Sahid, Muhammad Fauzan, Sugiman, Eny Kusdarini, Sukir, Sunaryo Soenarto, Eddy Purnomo, Sumarjo H, Sutrisno, Hari, Das Salirawati, IGN Made Berata, Pramudi Utomo, Wawan S. Suherman, Suwarno, Pranowo, Suhandoyo, Edy Supriyadi, Zamtinah
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 35-42
Abstraksi Narasi : Alam sebagai tema lukisan naturalistik secara lebih eksplisit di Indonesia tampak pada masa Hindia Molek (1925-1938). Akan tetapi, objek pemandangan alam tidak hanya menarik seniman pada masa itu saja, melainkan dari Raden Saleh sampai Dullah dan seniman-seniman yang lebih muda. Persoalan pokok bagi naturalisme ini adalah pemindahan kenyataan alam (realitas) ke dalam bidang kanvas yang dua dimensional. Ruang yang sungguh (virtual space) dipindahkan menjadi ruang semu yang tergambar di atas kanvas. Demikian pula soal waktu dan gejala-gejalanya. Persoalan tersebut terpecahkan karena hadirnya perspektif dan olahan cahaya. Akan teteapi, lukisan Naturalistik tidak berhenti pada penggambaran realitas pada bentuk permukaan saja. melainkan juga sampai pada esensi. Bagaimanapun, setiap pelukis naturalis mempunyai persepsi sendiri-sendiri terhadap alam.
← Kembali ke Halaman Utama