Pencarian Artikel Jurnal & Majalah

Menampilkan keseluruhan arsip dokumen (Halaman 33249 dari 34189, Total: 341888 data)

Pengembangan Pendidikan Kejuruan Menyongsong Pembangunan Jangka Panjang Kedua

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 9-18
Abstraksi Narasi : Perencanaan pembangunan jangka panjang tahap kedua khususnya di bidang pendidikan teknologi dan kejuruan harus mencermati banyak sekali aspek kependidikan maupun ketenagakerjaan. Konfigurasi mesyarakat industri pada masa 25 tahun yang akan datang menghadirkan proyeksi-proyeksi kuantitatif maupun kualitatif yang semuanya harus dicermati dan dikaitkan kepada misi dan tujuan pendidikan teknologi dan kejuruan. Untuk dapat berperan dengan sumbangan yang konkrit diperluakan penyesuaian-penyesuaian baik yang menyangkut cara pandang, perencanaan dan implementasi program termasuk perangkat penunjangnya. Uraian ini membahas dan mengemukakan beberapa kemungkinan yang harus dilakukan dalam sistem pendidikan teknologi dan kejuruan untuk memantapkan posisi dan meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan nasional.

Pendidikan dan Tantangan IPTEK Bagi Masa Depan Bangsa Indonesia

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 27-38
Abstraksi Narasi : Seluruh sejarah dari negara kita membuktikan bahwa para pemimpin nasional kita telah menekankan PENDIDIKAN adalah fundamental untuk pelestarian kemerdekaan dan pemerintahan yang mandiri, karena pendidikan adalah fondasi dari kekuatan yang manunggal dari cara hidup demokrasi kita: 1) pendidikan merupakan dorongan utama terhadap kemajuan sosial-ekonomi; dan 2) pendidikan merupakan ekpresi pencapaian yang paling tinggi di dalam masyarakat yang memuliakan dan memperkaya kehidupan manusia (meningkatkan kualitas hidup manusia). Berpijak pada GBHN bidang pendidikan, dinyatakan pula bahwa "pendidikan merupakan proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia". Pemilihan, penerapan dan pengembangan IPTEK juga harus tetap memperhatikan "values" (nilai-nilai) budaya bangsa, dan kondisi sosial budaya yang mendukungnya. Pengambangan sistem pendidikan harus memperhitungkan semua aspek mengenai eksistensi manusia masa lalu, masa sekarang dan masa datang, terutama harus berorientasikan pada masa mendatang (abad 21). Aspek-aspek ini dan masalah-masalahnya dapat dibagi menjadi dua kategori utama: masalah -masalah yang langsung dan masalah-masalah yang tidak langsung. Semua masalah ini melibatkan aspek-aspek 1) kuantitas 2) kualitas 3) ekuilitas, 4) relevansi, 5) produktivitas, 6) efisiensi dan 7) dinamika sistem atau orientasi ke masa depan. Prioritas untuk pemecahan masalah ini harud didasarkan pada 1) utilitas, 2) urgensi 3), kebutuhan akan sumber daya, 4) efek dislokasi dan 5) generalitasnya. Masyarakat industri yang direncanakan dalam pembangunan tahap 25 tahun kedua akan memiliki karakteristik yang berbeda dengan masyarakat masa kini. Ciri-ciri masyarakat dalam era industri cenderung berubah ke arah "individualistik" dan lebih mengutamakan materi (materialistik) dari pada nilai-nilai spiritual, yang kesemuanya akan bertentangan (kontradiksi) dengan ciri, watak dan kepentingan bangsa dan negara Indonesia yang berdasarkan falsafah Pancasila dan UUD 45. Disinalah letaknya peran dan fungsi pendidikan, yaitu menciptakan individu (warga negara) seutuhnya yang ungul (focus on excellence), tetapi tetap berjiwa sosial yang tinggi sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945. Kemajuan ilmu dan tenologi harus dilandasi oleh kemampuan negara untuk membimbing sumber daya manusianya menjadi manusia-manusia modern yang kreatif-inofatif, tepat guna dan daya guna serta bijaksana. Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu kiranya dalam pendidikan/IPTEK dikembangkan pendekatan pendidikan manusia seutuhnya.

Nasionalisme Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sebagai Landasan Kebijakan Memasuki Era Industrialisasi

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 49-58
Abstraksi Narasi : Manifestasi nasionalisme dewasa ini adalah tuntutan kemandirian bangsa, termasuk kemandirian dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi mutlak diperlukan untuk mempertahankan ekistensi bangsa. Fungsi nasionalisme ilmu pengetahuan dan teknologi bagi suatu bangsa ialah: (1) mempertahankan dan mengembangkan kedaulatan bangsa, (2) memberikan ciri identitas bangsa, (3) mewujudkan kesejahteraan bangsa serta (4) mencapai cita-cita kebesaran dan kejayaan negara bangsa (the greatness and the glorification of nation state). Alih ilmu pengetahuan dan teknologi pun akhirnya juga mengarah kepada terintegrasinya ilmu pengetahuan dan juga teknologi ke dalam kehidupan bangsa. Kebijakan alih teknologi melalui tiga tahap, ialah: (1) melakukan pengkajian dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai, (2) mengembangkan pendidikan teknik dan profesional, serta (3) mengembangkan riset terapan. Dalam proses industrialisasi ilmu pegetahuan dan teknologi diterapkan untuk mewujudkan cita-cita nasionalisme kita, ialah membentuk negara industri yang kuat dengan tetap didukung bidang pertanian yang tangguh dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Mengenal Teknologi dan Konservasi Energi Listrik

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 85-94
Abstraksi Narasi : Listrik adalah salah satu energi yang sangat penting sebagai pendukung kehidupan modern. Akhir-akhir ini kita dihadapkan pada masalah krisis energi listrik. Untuk membantu dalam mengatasi hal tersebut perlu kita melaksanakan diversifikasi pembangkitan dan konservasi energi listrik. Teknologi pembangkit listrik berkembang dan banyak kita manfaatkan baik bersifat komersial maupun tidak, antara lain pembangkitan listrik dengan energi air, panas bumi, minyak bumi, batu bara, sinar matahari. Konservasi energi listrik merupakan suatu kegiatan pemanfaatan listrik secara efisien dan rasional. Kegiatan tersebut memberikan manfaat baik produsen maupun konsumen energi listrik. Manfaat konservasi energi listrik bagi produsen adalah dapat membangkitkan listrik dengan efisiensi tinggi, penyaluran listrik dengan kerugian yang kecil, dan dapat memperluas pelanggan yang menikmati listrik. Bagi konsumen, batas daya dapat dibebani daya nyata secara optimal dan beaya operasional dapat ditekan sekecil mungkin.

Mengajarkan Apresiasi Komputer untuk Orang Dewasa

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 19-26
Abstraksi Narasi : Tulisan ini membahas tentang pemanfaatan komputer dalam pendidikan yang selalu berkembang penggunaannya dari komputer untuk keperluan adminsistrasi sampai pada komputer sebagai bidang ilmu yang seyogyanya dikuasi, baik sebagai mata pelajaran intra ataupun ekstra kurikuler. Adanya persepsi dari pengelola pendidikan yang memandang bahwa sekolah bertanggung jawab untuk memersiapkan lulusannya memasuki dunia kerja, maka berbagai upaya termasuk pengadaan laboratorium komputer sebagai sarana menunjang implementasi kurikulum menjadi kecenderungan umum, baik untuk SMTA di kota maupun SMTA di desa. Adanya perencanaan yang menitik beratkan pada persiapan fisik dan mengesampingkan persiapan nirfisik, berakibat dengan realisasinya banyak permasalahan yang muncul. Pembahasan dari permasalahan yang akan dikaji dalam tulisan ini adalah terbatas pada bagaimana mengajarkan apresiasi komputer bagi guru, yakni meliputi; (1) menghilangkan rasa cemas dan keraguan didalam proses belajar komputer, (2)mengurangi kecepatan merespons, (3) mengembangkan situasi belajar antar individu, (4) adanya tujuan yang jelas, (5) penekanan pada pentahapan diskripsi verbal, (6) memberikan peluang untuk sharing informasi dan (7) diawali dengan demontrasi yang jelas.

Latar Belakang Sosial Budaya Jawa dalam Puisi-Puisi Karya Darmanto Yatman

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 69-76
Abstraksi Narasi : Darmanto Yatman merupakan salah seorang penyair Indonesia modern yang cukup produktif dan kreatif, terutama dalam tahun 1970-an sampai pertengahan 1980-an. Produktivitasnya tampak dari empat buah kumpulan puisi yang dihasilkannya, yaitu Bangsat (1974), Sang Darmanto (1975), Karta Iya Bilang Mboten (1981), dan Ki Blukasuta Bla-Bla (1980). Kreativitasnya tampak dari puisi-puisinya yang menunjukkan corak tersendiri, terutama dari bahasa yang digunakannya. Hal yang menonjol dari puisi-puisi karya Darmanto Yatman adalah penggunaan sejumlah kosa kata bahasa Jawa. Sejumlah kosa kata bahasa Jawa tersebut ternyata berhubungan dengan masalah yang diangkat dalam puisi-puisi itu, yaitu mengenai kehidupan masyarakat Jawa, khususnya dari klas petani dan pedesaan, serta falsafah dan budaya Jawa. Apabila ditinjau dari struktur puisi tersebut, munculnya sejumlah kosa kata, idiom, serta kalimat bahasa Jawa karena berfungsi mendukung latar belakang penyairnya, munculnya kosa kata, idiom serta kalimat bahasa Jawa karena penyairnya lahir dan dibesarkan dalam masyarakat dan budaya Jawa yang sangat dihayatinya.

Kurikulum Pendidikan Nasional dalam Tantangan Kemajuan Teknologi Modern

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 39-48
Abstraksi Narasi : Pendidikan merupakan proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa (manusia). Oleh karena itu dalam penyelenggaraannya perlu dipertimbangkan kondisi dan bentuk kurikulum sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat ini, dunia pendidikan atau kurikulum akan terus dihadapkan pada berbagai macam tantangan. Hal ini demikian juga dihadapi oleh sistem pendidikan atau kurikulum nasional Indonesia. Apabila pendidikan nasional Indonesia bercita-cita memenuhi tuntutan kualitas, maka perlu dibenahi sistem pendidikan pada umumnya dan sistem kurikulum pada khususnya. Oleh karena itu, agar kurikulum pendidikan nasional selalu relevan, dengan perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara global, kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan sifat kedinamisan dan kefleksibilitasan. Disamping itu perlu diusahakan pemanfaatan hasil pengembangan teknologi dalam dunia pendidikan atau kurikulum. Salah satu wujud hasil pengembangan teknologi modern adalah komputer, sehingga agar terjadi sinkronisasi antara kurikulum dengan perkembangan teknologi modern tersebut. Dengan kata lain , perlu ada komputerisasi dalam sistem kurikulum pendidikan nasional, dengan konsekuensi berani menghadapi dampak segatif dan postifnya.

Implikasi Ledakan Teknologi Bagi Pendidikan Indonesia

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 1-8
Abstraksi Narasi : Dalam era globalisasi seperti saat ini ledakan teknologi selalu terjadi dalam frekuensi yang amat tinggi. Keadaan semacam ini membawa persoalan semakin tidak relevannya produk pendidikan di Indonesia. Agar kesenjangan antara pertumbuhan teknologi dan pendidikan di Indonesia tidak semakin melebar, maka perlu ada upaya untuk memberikan tafsir yang cocok bagi keduanya. Teknologi dapat berkembang lebih pesat dan bersifat global sebagai akibat dapat diperlukannya perhitungan-perhitungan untung-rugi dalam pengembangannya. Sebaliknya pendidikan selalu berjalan terlambat dibelakang kepesatan ledakan teknologi sebagai akibat tidak dapat diberlakukannya pertimbangan untung-rugi pada semua aspek pengembangan missi kemanusiaan yang tidak dapat diperhitungkan untung ruginya. Untuk mengantisipasi perkembangan teknologi yang begitu pesat pada dekade abad ke 20 ini pendidikan perlu melakukan reorientasi dalam hal tujuan, materi dan pengajarannya. Model pengajaran yang berorientasi pada guru mau tidak mau harus ditinggalkan.

Cara yang Mudah untuk Mengetahui Tingkat Kebugaran Jasmani

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 109-122
Abstraksi Narasi : Di dalam era industrial ini kebutuhan akan latihan olahraga adalah penting, karena dengan latihan olahraga yang teratur, terpogram dan terukur akan ada manfaatnya untuk kebugaran jasmani (physical fitness). Kebugaran adalah kemampuan / kesanggupan orang untuk mengatasi beban fisik dalam hidupnya, juga untuk menghindarkan diri dari berbagai macam penyakit, misalnya: Jantung Koroner, Diabetes, Peradangan Persendian dan lain-lain. Bentuk latihan olahraga yang cocok untuk peningkatan kebugaran adalah jalan, jogging, bersepeda stationer, senam aerobic, aerobic weight training dan lain-lain. Pada waktu akan memulai suatu latihan olahraga, perlu memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter, untuk mengetahui apakah layak atau tidak untuk memulai berlatih olahraga. Selama berlatih olah raga perlu memperhatikan takaran-takaran latihan olahraga yang tepat, yaitu tentang intensitas, lamanya dan frekuensi latihan. Setelah berlatih olahraga 10 kali atau satu bulan perlu diketahui peningkatan kebugaran dengan tes-tes yang mudah dilakukan dan dijangkau. Peningkatan latihan olahraga dalam mencapai tingkat kebugaran akan disajikan dalam tulisan ini, disamping latar belakang akan pentingnya kebugaran jasmani bagi si pelaku, juga macam latihan olahraga serta tes-tes untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani.

Biologi Mikoriza dan Manfaatnya Sebagai Sumber Belajar

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : -
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 95-108
Abstraksi Narasi : Salah satu topik penting dari bidang mirkobiologi yang hangat dibicarakan dewasa ini adalah perihal mikoriza. Mikoriza merupakan suatu struktur yang terbentuk karena asosiasi antara fungi dengan akar tanaman tingkat tinggi. Simbiosis ini sekarang dimanfaatkan untuk membantu produksi tanaman hutan (HTI) yang pada umunya ditanam pada lahan marginal (lahan kurang subur). Untuk mempelajari mikoriza, disamping pemahaman secara teoritis tentang fungi,akar tanaman dan faktor-faktor yang mempengaruhi asosiasinya, juga harus melakukan kegiatan penelitian secara laboratoris. Karena penelitiannya menyangkut mikroorganisme, maka metode-metode mikrobiologis harus benar-benar digunakan. Dewasa ini yang banyak melakukan penelitian mengenai mikoriza masih terbatas pada lembaga-lembaga penelitian hutan dan pangan. Dilingkungan lembaga pendidikan tinggi, masih terbatas pada perguruan tinggi tertentu di mana fasilitasnya memungkinkan, terutama adanya jurnal-jurnal penelitian yang menyajikan hasil penelitian terbaru. Beberapa hasil penelitian yang telah diketahui mikoriza ini menunjukkan bahwa fungi yang membentuk mikoriza dapat berasosiasi dengan satu jenis tanaman hutan (hutan), atau sebaliknya satu jenis fungi juga dapat berasosiasi dengan beberapa jenis tanaman (hutan). Di samping itu mikoriza sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman dengan cara membantu serapan hara dan air dalam tanah ke akar tanaman.
← Kembali ke Halaman Utama