Pencarian Artikel Jurnal & Majalah

Menampilkan keseluruhan arsip dokumen (Halaman 34056 dari 34180, Total: 341797 data)

`....Agar Kamu Bertakwa.`

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 109-112
Abstraksi Narasi : Deskripsi abstrak ringkas tidak tersedia untuk artikel ini.

Murtad dan Problem Kebebasan Beragama

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 113-122
Abstraksi Narasi : Konsep murtad dalam Islam menyiratkan paradoks. Mungkinkah Islam yang bervisi pluralis, yakni memberikan ruang bagi kebebasan beragama secara luas kepada umat manusia, menghukumkan mati bagi Muslim yang berpindah agama? Benarkah murtad dapat diartikan "pindah agama" ataukah dapat dimaknakan lain? Tulisan ini membongkar konsep murtad dalam Islam agar semangat pluralisme dalam Islam tetap dapat terus digelontorkan.

Mulla Shandra: Kehidupan dan Pmikirannya

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 123-150
Abstraksi Narasi : Mulla Shadra menunjukkan bahwa wahyu, mistisisme dan filsafat mewakili satu kebenaran tunggal, sebuah keselarasan yang gagal dicapai para pendahulunya. Di luar itu, dia memiliki empat pandangan sendiri yang unik, yaitu: prinsip eksistensi; gerak trans-substansial; gradasi jiwa manusia; dan penyatuan antara pemahaman, pemilik akal, dan akal itu sendiri. Tulisan ini juga memaparkan perjalanan intelektual manusia. Pertumbuhan manusia sempurna tidak akan diakhiri dengan pencapaian kesempurnaan individual, melainkan pada aktualisasi kemanusiaan dengan mendidik dan membimbing manusia menuu kebenaran, di manatidak ada kurun waktu yang terlepas dari kehadiran manusia sempurna semacam itu.

Logika Tindakan: Membangun Sistem Nilai Religius

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 89-107
Abstraksi Narasi : Sepanjang sejarah filsafat dan pemikiran, persoalan etika: baik dan buruk, sebagai kehidupan praktis manusia, tak henti-hentinya mengundang perdebatan. Apakah perbuatan baik dan buruk itu? Bagaimana manusia menentu-kan nilai suatu perbuatan itu baik atau buruk? Dalam tulisan ini, penulis, dengan beranjak dari logika Aristotelian, mencoba membuktikan bahwa persoalan ini tak akan pernah selesai tanpa sinergitas antara akal dengan agama.

Kontekstualisasi: Metode Baru Pengabaran Injil kepada Masyarakat Islam

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 151-168
Abstraksi Narasi : Kegagalan Kristenisasi di negeri-negeri tempat peradaban kuno, seperti India dan Cina yang beragama Hindu dan Budha dan lebih gagal lagi di negara-negara Islam, tidak menghilangkan semangat dan optimisme mereka dengan mencari metode baru yang dikenal dengan kontekstualisasi. Perbedaan mendalam antara metode penyebaran agama Kristen tradisional dan kontekstualisasi adalah pada masa lalu misionaris pergi kepada dunia Islam dengan superioritas ras Islamofobia, dan keinginan untuk mengeropakan umat. Sedangkan dalam penyebaran secara kontekstual, Muslim tidak diminta untuk meninggalkan budaya mereka; para misionaris sendiri yang berubah dan beradaptasi kepada budaya Muslim apabial tidak bertolak belakan dengan ajaran dasar Injil.

Konsep Kebaikan (al-Khair) dalam al-Quran

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 5-14
Abstraksi Narasi : Setelah mengurai konsep kebaikan berikut variannya yang terdapat dalam al-Quran, penulis menyimpulkan bahwa penggunaan kata "kebaikan" selalu diikutkan dengan proses berbuat kebaikan melalui kata kerja dan perintah. Al-Quran juga sering menggabungkan beberapa persoalan dan mengaitkannya dengan konsep kebaikan, yang perintahnya dalam bentuk plural (al-khairat), bukan bentuk tunggal (al-khair). Penulis juga berpendapat bahwa terdapat hukum kausalitas yang berlaku secara universal mengenai konsep kebaikan dan kejahatan.

Kebebasan dalam Kerangka Hak Asasi Manusia: perspektif Nahj al-Balaghad

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 15-52
Abstraksi Narasi : Islam menjamin pemenuhan keinginan material dan spiritual manusia dengan memberikan semua sektor hak-hak sama masyarakat. Islam pun mengakui kebebasan manusia yang inheren dan pemenuhan dan perkembangannya, serta menata suprastruktur sosio-politisnya. Konsepsi Islam tentang kebebasan manusia dan implementasinya secara adil menamin kebebasan lebih besar kepada semua ranah kemanusiaan ketimbang yang diberikan oleh sistem mana pun. Dengan merujuk pada perspektif Nahj al-Balaghah-nya Imam 'Ali, penulis mendedah hubungan HAM dan kebebasan manusia dan perbandingan praktiknya di negara-negara Barat.

Hadis-hadis ali tentang Isa dalam Injil

Nama Pengarang : Muhammad Legenhausen, Sayyid Abbas Husayni, Muntazir Qaim, Seyyed Waheed Akhtar, Muhammad Noupal, Ishtiyaq Danish, Ammar Fauzi Heryadi, Seyyed Mohsen Miri, Khalik Ridwan, Abdulaziz A. Sachedina
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 53-87
Abstraksi Narasi : 'Isa bin Maryam as maupun 'Ali bin Abi Thalib as adalah pribadi-pribadi kharismatik pemegang panji dimensi esoterik agama. Ciri utama dimensi esoteris agama yang lainnya adalah penekanan pada kewajiban beribadah dan mengasihi sesama manusia. Baik Nabi 'Isa as ataupun Imam 'Ali as tidak menganjurkan aksetisme yang berlebuhan. Kesamaan yang lain adalah, keduanya ditolak oleh orang-orang yang menafsirkan agama dengan aturan hukum yang sempit, dan didewakan oleh para ekstemis yang menjadi pendukungnya. Tulisan ini menampilkan berbagai dimensi keilahian 'Isa yang juga dimiliki 'Ali berdasarkan riwayat yang bersumber dari Rasulullah saw, Imam 'Ali bin Abi Thalib dan pemuka Ahlulbait lainnya.

Zakat: Merebut Uang dan Kekuasaan Negara untuk Rakyat

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 53-75
Abstraksi Narasi : -

Subjectivitas dalam Tasawuf: Konsepsi Ibn `Arabi tentang Tuhan, Kosmos dan Penemuan Diri

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 77-92
Abstraksi Narasi : -
← Kembali ke Halaman Utama