Pencarian Artikel Jurnal & Majalah

Menampilkan keseluruhan arsip dokumen (Halaman 34058 dari 34180, Total: 341797 data)

Hak Asasi Manusia, konflik-Konflik Religius, dan Globalisasi: Nilai-nilai Puncak di Sebuah Tatatanan Dunia Baru

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 25 - 52
Abstraksi Narasi : Artikel ini menunjukkan bahwa globalisasi yang kian meningkat dan pertumbuhan suatu pembagian kerja internasional telah mendorong tren konflik agama. Karakteristik-karakteristik struktural tatanan masyarakat modern saat ini telah menciptakan tema-tema kunci yang menyakinkan, berkaitan dengan wacana hak asasi manusia, khususnya tentang nilai universalnya. karakteristik yang sama telah mendorong partikularisme religius dan etnik menjadi tren-tanding anti-sistemis. Jika perang antara universalisme dengan partikulerisme ini-pertikaian teologis dimasa kita begitu dikenal luas sebagai perang intelektual, maka pemerintahan demokratis suatu komunitas yang pluralistik hanya bisa berhasil dengan cara memberikan perhatian pada hubungan-hubungan masyarakat yang mendasarinya.

An Introduction to the History of Shia Hadiths

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 117 - 135
Abstraksi Narasi : We are aware that the second source for the knoeledge of Islamic beliefts and precepts after the holy Quran-consists of the Sunnah of the holy prophet and hadits of the holy Imams. there are so many evidences regarding this matter, especially within the Quranic verses, and referring to them yields the following results: a) authority of hadits of the holy prophet and the holy Imams, and b) the necessity of refering to the hadits of the infalibies.

Al-Fatimah dan Kesadaran Kosmologis Islam

Nama Pengarang : Syafinuddin al Mandari, Majid Maaref, James V. Spickard, Abdulaziz Sachedina, Ali Velayati, Haidar Bagir, Latimah-Parvin Poerwani, M. Araki
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 137 - 148
Abstraksi Narasi : Manusia sebagai mikroskosmos, memiliki sifat-sifat segala benda di dalam diri mereka sendiri, meskipun tidak harus dengan cara yang teraktualisasi. Karena mereka diciptakan dalam citra Tuhan, maka dapat menaktualkan sifat-sifat Tuhan. dengan cara yang sama, mereka mempunyai kemampuan untuk mengaktualkan beberapa sifat Ilahi. Mereka dapat berkembang atas dasar segala macam kombinasi dan permutasi sifat-sifat. Selama sifat ini merupakan sifat-sifat Ilahi, maka ia adalah positif.

Visi Antropokosmik dalam pemikiran Islam

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 61 - 94
Abstraksi Narasi : Visi antropokosmik menegaskan dunia sebagai objek tidak dapat dipisahkan dengan manusia sebagai subjek. kegunaan pengetahuan tidak untuk memanipulasi dunia tetapi untuk memahami dunia dan diri kita sendiri sedemikian sehingga kita dapat memenuhi kesempurnaan kemanusiaan kita. Penulis menyoroti masalah ini dalam kerangka hikmah (wisdom) karena disiplin ini menghasilkan tokoh-tokoh yang dirujuk oleh sejarawan Barat dan ilmuwan dunia modern Muslim sekarang ini. Pendekatan ini telah mendiskusikan signifikansi keberadaan dan kemenjadian tanpa mengisyaratkan kepercayaan kepada dogma islam.

Perbandingan konsep kebebasan memilih (Ikhtiyar) antara imam Hasan Al-Bashri dan Mulla Shadra

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 117 - 152
Abstraksi Narasi : hasan al-Basri dan Mulla shandra sama-sama mengembangkan konsep tentang pilihan di zaman mereka masing-masing. tentu saja, cara pengungkapan dan corak argumentasi mereka sangat berbeda. meski pada dasarnya, pemikiran mereka berdua tentang qadr dan ikhtiar adalah sama karena keduanya mengambil al-Quran sebagai titik tolak pemikiran mereka, al-Hasan mengatakan bahwa perbuatan Allah mengikuti perbuatan manusia. Sebuah perbuatan adalah milik manusia tetapi aktivitas adalah milik Allh yang melakukan sejumlah kontrolnya pada ikhtiar yang tidak dikekang. sementara itu, Mulla Shandra berpendapat bahwa ikhtiar tersebut dikendalikan Allah dan manusia tidak dihentikan untuk memilih sebuah perbuatan.

Pandangan Muthahhari tentang Agama, sejarah, al-Quran, dan Muhammad

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 95 - 115
Abstraksi Narasi : Tulisan ini mencoba untuk mengungkapkan sisi kritis pemikiran Murtadha Muthahhari yang selama ini relatif kurang (tidak) terungkap yang memakai pola "jarak jauh" dan "jarak dekat". padahal justru pada bagian-bagian itulah "energi" progresifitas, dinamisitas, dan kreatifitas pemikiran muthahhari bagi masa depan Islam menemukan titik tekannya. istilah penulis, bagian-bagian tersebut adalah "yang tak terpikirkan", penanda selalu yang "terlewatkan" kurang diapresiasi, dan minim ditindaklanjuti dari rangkaian pemikiran keislaman Muthahhari.

menimbang Pandangan Hermeneutika

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 19 - 37
Abstraksi Narasi : Efek lain kajian hermeneutika dapat mereduksi bangunan agama-agama di dunia yang berpuncak pada agama sebagai struktur personal yang dibangun dengan kreasi horison intelektual tiap-tiap individu yang memiliki latar belakang sosial berbeda-beda. Meniscayakan legalitas penafsiran pribadi (tafsir bi ar-ra`yi) akan memberikan konsekuensi pada relativisme dalam penafsiran-penafsiran agama, tidak adanya pemahaman yang benar dan absolut dari teks agama, tidak adanya kepedulian pada literatur penyusun, dan tidak adanya parameter yang pasti terhadap pemahaman teks agama. penulis mengklaim, sebenarnya, qiraat yang berbeda-beda tentang agama masih tetap mempunyai makna yang benar dan tunggal.

Mendialogkan teks Agama dengan makna zaman: menuju transformasi sosial

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 9 - 17
Abstraksi Narasi : Tulisan berupaya menekplorasi lebih jauh metodologi yang tepat dalam kaitan mendialogkan teks agama menuju transformasi sosial. Selama ini, peradaban teks dan "nalar bayani" memperlakukan teks al-Quran menjadi monointerpretatif, sakral, dan melampaui sejarah. Penulis menawarkan metode hermeneutika transformatif untuk mendialogkan teks agama dengan problem marjinalisasi, penindasan, dan ketidakadilan yang al-Quran dilibatkan dalam proses kritik sosial dan gerakan penyadaran

Makna Bahasa Agama dan Membahasakan Tuhan

Nama Pengarang : Dede Azwar Nurmansyah, M. Hilaly Basya, Alireza Alathas, Muhammad Ja`far, Md. Bodiur Rahman, Chittick, William C.
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 39 - 59
Abstraksi Narasi : Salah satu isu paling sentral sekaligus problematik dalam disiplin filsafat agama terkait erat dengan bahasa. penulis menguraikan kedua persoalan pokok tersebut lebih jauh, yaitu tentang bagaimana agama diekspresikan dan apakah bahasa agama memiliki makna. untuk maksud ini, penulis memperlakukan agama, juga bahasa, sebagai fenomen kultural, bukan fenomena spiritual atau bagian dari ihwal noumena (berdasarkan rumusan kantian seputar realitas).

Pemanfaatan Citra Negatif Islam Di Barat: Studi Kasus di Amerika

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 27-62
Abstraksi Narasi : -
← Kembali ke Halaman Utama