Pencarian Artikel Jurnal & Majalah

Menampilkan keseluruhan arsip dokumen (Halaman 34061 dari 34180, Total: 341797 data)

Menjajagi Renaisans Kedua untuk Peradaban Baru

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 83-108
Abstraksi Narasi : Krisis modernisme tidak berhenti pada krisis irasionalitas (krisis moralitas), krisis epistemologis, krisis ekologis, dan krisis kekerasan saja, namun juga krisis eksistensial. Sebaliknya, praksis kemanusiaan sementara umat beragama pun mempunyai masalah yang luar biasa. Praktik pembunuhan para tokoh lain agama atau mazhab kerap dilangsungkan atas nama Tuhan dan pemurnian agama. Kebobrokan moral dan kejumudan berpikir terjadi pada kalangan sementara umat beragama. Peradaban baru membutuhkan pandangan-dunia baru yang lebih sesuai dengan realitas, artinya pengenalan kita terhadap manusia lebih manusiawi, dan pengenalan kita terhadap alam lebih kosmis.

Manusia Kosmik dalam Sistem Ekonomi Berbasis Pengetahuan

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 109-132
Abstraksi Narasi : Strategi menghadapi abad 21 adalah meningkatkan kekuatan pengetahuan manusia. Untuk itu, manusia perlu mempunyai skenario, tertib, dan perencanaan. Growth (pertumbuhan) adalah perkembangan yang berkesinambungan menuju ke suatu titik keseimbangan dan kesempurnaan, bukan sekedar change (perubahan). Dengan menerapkan tradisi berpikir "berubah dan bertumbuh" dan "lengkap-sempurna," manusia dapat memaksimalkan potensinya menuju insan kamil. Mereka yang punya kelengkapan knowledge culture (budaya pengetahuan) dalam hal reading culture (budaya membaca). learning culture (budaya belajar), dan spiritual culture (budaya rohani) dipastikan dapat berkompetisi dalam arus globalisasi ini.

Islam dan Tantangan Modernitas: Kajian Terhadap Metode Ijtihad Islam Liberal

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 35-52
Abstraksi Narasi : Islam Liberal adalah salah satu wacana pemikiran Islam di Indonesia belakangan ini marak. Alternatif wacana ini merupakan konsekuensi penolakan terhadap politisasi agama, seiring dengan berkembangnya gerakan Islam "fundamentalis" dan politisasi agama. Dalam tulisan ini penulis mencoba melacak metode pengambilan hukum dari Islam Liberal. Dari sana terlihat bahwa metode pengambialn hukum yang paling banyak dipakai oleh Islam Liberal adalah metode ra`yu (rasio bebas) yang ditokohi, sebagaimana menurut eksponennya, oleh Umar bin Khaththab. Dengan demikian, dari sisi lain, gagasan-gagasan Islam Liberal bukanlah hal yang baru.

IFTITAH

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 5-8
Abstraksi Narasi : -

Definisi Terorisme

Nama Pengarang : Ayatullah Syaikh Muhammad Ali Taskhiri, Andi Hakim, Suharto, Rudhy, Muhammad Rusli Malik, Husein Heriyanto, Candra Muzaffar, Izza Rohman Nahrowi, Nasr, Seyyed Hossein, Husein Muhammad Alkaff, Farid Esack
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 133-140
Abstraksi Narasi : Terorisme adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk meraih tujuan yang tidak manusiawi dan buruk dan mengancam segala macam jenis keamanan, dan pelanggaran atas hak asasi yang ditegaskan oleh agama atau manusia. Terorisme paling berbahaya adalah terorisme resmi yang didukung oleh markas atau negara yang telah dikenal secara internasional. Kegagalan dalam memerangi terorisme global lebih dikarenakan kepentingan yang sempit, bukan pertimbangan kemanusiaan, juga tidak membasmi kondisi yang menyebabkan terorisme yang sebenarnya.

Poligami dalam Islam: Antara Doktrin Ajaran dan Problema Kemasyarakatan

Nama Pengarang : Anwari WMK
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 65-81
Abstraksi Narasi : Penafsiran ayat-ayat tentang perempuan dalam al-Quran selama ini sering tekstual dan masih mengandung bias laki-laki. Tidak heran kalau posisi perempuan dalam penafsiran perempuan tersebut menjadi marjinal. Padahal jika dikaji secara mendalam, hal seperti itu tidak pernah diajarkan Islam. Dasar ajaran Islam adalah moral, keadilan dan kemanusiaan, serta tidak pernah membedakan laki-laki dan perampuan. Pada hakekatnya anjuran untuk melakukan poligami memiliki persyaratan yang berat, yaitu apakah membuat kaum perempuan hidup sesui dengan martabatnya.

Perempuan dan Tasawuf

Nama Pengarang : Camille Adams Helminski
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 133-143
Abstraksi Narasi : Dalam tataran wuud, sesungguhnya tidak ada perbedaan antara lelaki dan perempuan. Kesadaran akan kesatuan wujud, menurut penulis, dapat diperantarai melalui pemahaman dan pengamalan tasawuf atau spiritualitas Islam. Sekaitan dengan ini, perempuan-perempuan sufi telah memberikan kontribusi dan andil ke dalam sejarah perkembangan tasawuf Islam. Di antara mereka, ada yang menjadi guru bagi tokoh-tokoh sufi masyhur seperti Ibn 'Arabi ataupun Bayazid al-Busthami. Dengan demikian, tulisan ini bermaksud memaparkan kekayaan tasawuf Islam dan pelaku-pelakunya yang nyaris terlupakan dalam sejarah: perempuan.

Penulisan Ulang Sejarah Perempuan: Al-Quran dan Masalah Kebebasan Perempuan

Nama Pengarang : Muhammad Asadi
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 7-34
Abstraksi Narasi : Muhammed Asadi berusaha menangkis tuduhan-tuduhan terhadap Islam atau al-Quran yang merendahkan perempuan. Melalui kajiannya terhadap al-Quran lebih dari kitab suci manapun dan konstitusi apapun mengandung semangat untuk membebaskan perempuan dari kezaliman konstruksi sosial dengan melengkapi perempuan dengan berbagai hak yang setara dengan lelaki. Pada saat yang sama, ia memaparkan betapa Barat tidak bersikap adil terhadap kaum perempuan.

Menimbang Hadis-Hadis Mazhab Syi`ah: Studi Atas Kitab al-Kafi

Nama Pengarang : Ayalullah Ja'far Subhani
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 35-55
Abstraksi Narasi : Al-Kafi karya Syaikh al-Kulaini adalah satu dari empat kitab hadis terbesar dan rujukan utama dalam mazhab Ahlulbait. Dengan menelusuri berbagai riwayat dan jalur, tulisan ini membuktikan apakah semua yang termaktub dalam kitab hadis ini berisi riwayat-riwayat shahih atau tidak.

Membaca Kemungkinan Kemerdekaan Negara Palestina

Nama Pengarang : Riza Sihbudi
Nama Majalah/Jurnal : Al-Huda
Volume / Nomor Edisi : -
Nomor Halaman : 95-116
Abstraksi Narasi : Tulisan ini mencoba mengulas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan keinginan Arafat dan seluruh warga Palestina untuk mendirikan sebuah negara sendiri yang merdeka dan berdaulat, ditinjau dari faktor politik Yahudi dan Arab, Arafat, dan Hamas atau Gerakan Perlawanan Islam.
← Kembali ke Halaman Utama