| Nama Pengarang | : | Christina S. Handayani |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 6-21 |
| Abstraksi Narasi | : | Ada persamaan dan perbedaan lintas budaya dalam stereotip gender yang mendeeskripsikan gambaran tentang wanita dan pria dalam maskulinitas dan feminitas. Stereotip ini memberi implikasi pada pembagian kekuasaan antara pria dan wanita dalam masyarakat, yang selanjutnya akan memberi implikasi pada kecenderungan seseorang memilih pemimpin berdasarkan jenis kelamin tertentu. Studi ini tertarik untuk mendeskripsikan perbedaab dan persamaan stereotip gender dan kecenderungan memilih pemimpin berdasarkan jenis kelamin pada suku bangsa Batak dan Jawa. Dengan metode analisis deskriptif diungkapkan bahwa secara umum hasil penelitian ini mendukung universalitas lintas budaya dalam stereotip gender. Artinya, sebagaimana keyakinan umum antar budaya bahwa subyek Batak dan Jawa keduanya menggambarkan pria lebih teliti, hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya kekhasan masing-masing budaya dalam stereotip gender. Subyek Batak nampak menggambarkan wanita lebih maskulin. Sedangkan subyek Jawa menggambarkan baik pria maupun wanita lebih feminim. Demikian juga dalam memilih pemimpin berdasarkan jenis kelamin subyek Batak cenderung mengharapkan pemimpin dengan ciri sifat maskulin seperti, berani mengambil resiko, mengutamakan nalar daripada emosi, tegas, kuat dan kebugaran tubuh (bisa diandalkan dalam hal fisik). Sedangkan subyek Jawa lebih mengharapkan pemimpin dengan ciri sifat feminim seperti, penuh pengertian, penuh kasih sayang, memberikan ketentraman, kedamaian, kesejahteraan bagi anggotanya serta mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadinya. Di samping itu beberapa sifat maskulin seperti tegas, berani mengambil resiko, mampu mengambil keputusan dan rasional juga diharapkan oleh subyek Jawa. |
| Nama Pengarang | : | PK. Purwadi |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 59-66 |
| Abstraksi Narasi | : | Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh bahan sirip dan koefisien perpindahan panas konveksi h, terhadap (10 distribusi suhu (2) laju perpindahan panas sesungguhnya yang dipindahkan sirip dan (3) efisiensi sirip, pada keadaan tak tunak. Dengan asumsi mengabaikan adanya proses perpindahan panas radiasi. Penelitian dilakukan terhadap sirip lurus berpenampang lingkaran dengan diameter dan panjang tertentu, dengan memvariasikan bahan sirip dan nilai koefisien perpindahan panas konveksi, h. Variasi nilai h, dimulai dari 25 sampai 425 W/m persegi derajat celcius, dengan kenaikan 50 W/m persegi derajat celcius. Untuk variasi h, bahan sirip diambil dari bahan aluminium. Sedangkan untuk variasi bahan, diambil 6 bahan sirip yang mewakili: perak, tembaga, aluminium, seng, besi dan baja karbon, dengan pengambilan nilai h=500 W/m persegi derajat celcius. Suhu awal merata sepanjang sirip, sebesar 200 derajat celcius dan suhu fluida lingkungan diasumsikan tetap selama proses berlangsung, sebesar 27 derajat celcius. Kondisi batas dasar sirip dipertahankan tetap 200 derajat celcius, demikian juga suhu ujung sirip 27 derajat celcius. Penelitian dilalukan menggunakan metode komputasi numerik, dengan metode beda hingga cara Eksplisit. Hasil penelitian untuk variasi nilai h, memperlihatkan semakin tinggi nilai h, (a) distribusi suhu sirip semakin turun (b) laju perpindahan kalor semakin meningkat dan (c) efisiensi semakin turun. Untuk variasi bahan sirip, hasil penelitian memperlihatkan (1) perak lebih cepat dingin dibandingkan dengan bahan lain, diikuti tembaga, aluminium, seng, besi, dan baja karbon (2) baja karbon memiliki efisiensi paling tinggi, diikuti besi, seng, aluminium, tembaga dan perak (3) baja karbon mempunyai laju perpindahan panas paling besar, diikuti besi, seng, aluminium, tembaga dan perak. |
| Nama Pengarang | : | Wahyu Ari Andriyanto |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 35-48 |
| Abstraksi Narasi | : | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa cepat penurunan risiko perubahan harga saham secara aktual dan secara teoritik berdasarkan penerapan diversification across time dan untuk mengetahui apakan terdapat perbedaan penurunan risiko perubahan yang signifikan antara harga saham teoritik dengan harga saham aktual. Hipotesis yang akan diuji dalam penelitian ini adalah penurunan risiko perubahan harga saham secara aktual akan secepat penurunan risiko perubahan harga saham secara teoritik jika melakukan penerapan diversification across time dan tidak terdapat perbedaan penurunan risiko perubahan yang signifikan antara saham teoritik dengan harga saham aktual. Sedangkan untuk menjawab permasalahan dan pengujian hipotesis akan dilakukan melalui tiga tahap. Tahap pertama adalah dengan melakukan tabulasi data yang dikumpulkan dengan membagi harga pasar saham harian dalam holding period harian, mingguan, 4 mingguan , 8 mingguan, dan 12 mingguan. Kemudian data harga saham harian masing-masing holding period akan dianalisis untuk mencari besarnya return saham dan juga standar deviasi, return rata-rata, penyesuaian return dan standar deviasi. Tahap kedua yaitu untuk menguji hipotesis pertama dilakukan dengan membandingkan antar standar deviasi perubahan harga yang telah disesuaikan secara aktual dengan standar deviasi perubahan harga saham yang telah disesuaikan secara teoritik dan dicari rata-ratanya. Tahap ketiga, untuk menguji hipotesis kedua dengan menggunakan uji signifikansi t. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan memperpanjang waktu kepemilikanm, secara actual akan mempertinggi tingkat risiko sampai pada suatu titik kepemilikan selama 8 mingguan. Setelah kepimilikan sampai pertengahan 8 mingguan tingkat risiko akan semakin turun yang berarti actual return akan semakin baik, waktu kepemilikan antara mingguan hingga 8 mingguan akan membuat risiko kepemilikan saham actual menjadi semakin tinggi. Sedangkan memperpanjang waktu kepemilikan hingga 12 mingguan akan membuat risiko kepemilikan menurun secara signifikan, kecepatan penurunan perubahan tingkat risiko kepemilikan saham secara actual sebesar 0,7 % sedangkan secara teoritik sebesar 14,6% sehingga terjadi selisih penurunan kecepatan antara risiko teoritik dengan risiko actual sebesar 13,9%, dan berdasarkan uji signifikansi t, tidak terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara risiko aktual dengan risiko teoritik pada kepemilikan berdasarkan keempat holding period. |
| Nama Pengarang | : | Agus Suwignyo |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 23-31 |
| Abstraksi Narasi | : | Dalam survei ini saya menanyakan kepada sejumlah anak muda Belanda apakah mereka menganut agama tertentu dan apakah hidup mereka dituntun oleh ajaran agama tersebut atau oleh suatu prinsip hidup yang lain. Saya juga melihat bagaimana ajaran agama atau prinsip hidup yang lain tersebut diungkapkan dalam perilaku sehari-hari. Keterlibatan saya untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut kepada anak-anak muda Belanda, muncul dari fakta bahwa masyarakat Belanda yang aman-teteram dan makmur secara ekonomi itu sudah sejak jaman Pencerahan memisahan agama dari kehidupan politik dan sosial mereka. Justru ketika pemisahan tersebut dilakukanlah perekonomian masyarakat Belanda mulai maju dan berkembang. Keingintahuan saya reflektif: apakah pemisahan agama dari kehidupan politik dan sosial sehari-hari masyarakat justru meningkatkan taraf hidup (ekonomi dan sosial) masyarakat tersebut? Pertanyaan ini dapat dibalik: apakah rendahnya taraf hidup (ekonomi dan sosial) masyarakat-masyarakat tertentu yang mengklaim diri beragama, justru disebabkan oleh peran agama (baca: pemahaman tentang ajaran agama) yang dipakai untuk mengatur berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat tersebut? Jadi, tujuan survei ini adalah menghasilkan bahan refleksi. Saya membuat angket, yang saya sebarkan pada 150 mahasiswa berusia 16 tahun atau lebih, dan pada trimester pertama Tahun Ajaran 2000/2001 tinggal di flat CASA 400 Amsterdam. Data hitungan saya olah dengan SPSS Frequency. Analisis saya lakukan bukan pertama-tama secara statistik, tapi deskriptif. Dengan kata lain, data hitungan saya perlakukan sebagai data pendukung. Hasil olahan data menunjukkan bahwa: (1) kedirian (selfness) setiap individu, alih-alih agama, menjadi "pusat kendali" kehidupan responden dan (2) responden percaya bahwa ada "sesuatu" di luar kuasa pemahaman manusia yang berperan dalam kehidupan mereka, dan "sesuatu" tersebut tidak harus Tuhan. |
| Nama Pengarang | : | PK. Purwadi |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 32-35 |
| Abstraksi Narasi | : | Penelitian ini bertujuan untuk menentukan salah satu metode yang terbaik dari 2 metode beda hingga, yang dipergunakan untuk mencari distribusi suhu pada benda padat 3 dimensi keadaan tunak, yang dinyatakan dengan persamaan Laplace. Dua metode tersebut adalah metode Jacobi dan metode Gauss Seidel. Benda uji yang dipakai berbentuk kubus dengan ukuran imax=21,jmax=21 dan kmax=21, dengan kondisi batas Dirichlet. Dengan memvariasikan harga suhu pada kondisi batas dan suhu awal perhitungan, (1) dapat diperoleh jumlah iterasi yang diperlukan masing-masing metode untuk mencapai keadaan tunak (2) catatan waktu yang diperlukan untuk mencapai keadaan tunak tersebut. Dari penelitian, diperoleh hasil (1) jumlah iterasi metode Gauss Seidel lebih sedikit dari metode Jacobi (2) metode Gauss Seidel memberikan waktu penyelesaian yang lebih cepat. Dengan demikian metode Gauss Seidel lebih baik dari metode Jacobi. |
| Nama Pengarang | : | Kristiana Dewayani |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 36-41 |
| Abstraksi Narasi | : | Penemuan teknologi baru seperti radio, TV dan dewasa ini internet, membawa dampak positif dan negatif bagi kehidupan individu. Beberapa penelitian menemukan bahwa pada para pemakai internet memiliki tingkat depresi, stres dan rasa kesepian yang lebih tinggi dibandingkan dengan individu yang tidak memakai internet (Robert Kraut, dkk 1998). Namun, suatu artikel online menulis bahwa individu yang memiliki kesadaran akan kebutuhan, cenderung terhindar dari perilaku kompulsif dan dampak lain dari pemakaian internet. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hal tersebut diatas. Subjek penelitian ini adalah para dosen dan mahasiswa Universitas Sanata Dharma Jogjakarta yang berjumlah 160 orang. Alat ukur yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Angket Pemakaian Internet, Skala Kesadaran akan Kebutuhan, Skala Depresi (adaptasi Self Rating Depression Scale by William K Zung), Skala Stres (adaptasi Alix Needham Stress Scale) dan Skala Kesepian (adaptasi The Loneliness Scale yang dikembangkan oleh De Jong Gierveld fan Kampuls). Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa: Durasi pemakai internet bersama-sama dengan kesadaran akan kebutuhan mempengaruhi depresi secara positif (F=4.956, p=0.008). Namun pengaruh variabel kesadaran akan kebutuhan terhadap depresi sangat kecil (r=0.073, p=0.181) sehingga dapat diabaikan. Durasi pemakaian internet bersama dengan kesadaran akan kebutuhan memiliki pegaruh positif terhadap stres (F=9.553, p=0.000). Namun durasi pemakaian internet baik berdiri sendiri ataupun bersama-sama dengan kesadaran akan kebutuhan tidak berpengaruh terhadap loneliness (kesepian) dimana nilai F=0.941, p=0.392. Apabila kebutuhan tersebut dikategorikan sesuai dengan teori Maslow, maka ternyata pada taraf kepercayaan 90%, kesadaran akan kebutuhan untuk memperoleh rasa aman berhubungan negatif dengan tingkat stres (r=134, p=.091) dan kesadaran akan kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri berhubungan negatif dengan tingkat kesepian (r=52, p=.055). Dengan kata lain semakin tinggi kesadaran akan kebutuhan untuk memperoleh rasa aman maka akan semakin rendah tingkat stresnnya, dan semakin tinggi tingkat kesadaran akan kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri maka tinggkat kesepiannya akan semakin rendah. |
| Nama Pengarang | : | Rita Suhadi |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 15-22 |
| Abstraksi Narasi | : | Penelitian "Analisis Masalah yang Berkenaan dengan Obat pada Peresepan Pasien Rawat Inap Diabetes Melitus di Suatu Rumah Sakit (RS) Yogyakarta Tahun 2000", dilaksanakan dengan tujuan menganalisis kerasionalan peresepan dan mengidentifikasi masalah yang berkenaan dengan obat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai informasi untuk perawatan pasien DM. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan rancangan penelitian analitik deskriptif. Data diambil dari sampel catatan medik dari sampel catatan medik dari Bagian Rekam Medik RS tersebut, meliputi: data pribadi, keluhan dan riwayat penyakit (subjektif), kimia darah, urinanalisis, kadar gula darah, tekanan darah, dan suhu badan (objektif) dan data peresepan. Data dianalisis permasalahan ketidakrasionalan peresepannya mengikuti metode PAM (Problems, assessment/actions, and monitoring). Setelah itu dilakukan problem-solving ketidakrasionalan tersebut. Hasil menunjukkan salah indikasi (8 kasus); salah penderita karena kontraindikasi umum (8); kontraindikasi dan salah dosis karena pasien gangguan ginjal (21); kontraindikasi dan efek samping obat karena pasien gangguan liver (8); potensial timbul efek samping umum (9), efek samping ginjal (5); salah dosis (durasi pemakaian) (6); interaksi obat (8); dan polifarmasi (10). Disimpulkan peresepan pasien DM sampel belum sepenuhnya rasional. |
| Nama Pengarang | : | Josephine Wuri, Yuliana Rini Hardanti, Maria Theresia Ernawati |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 7-14 |
| Abstraksi Narasi | : | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak kebijakan pemerintah dalam masa transisi terhadap distribusi pendapatan, aktivitas produksi dan kesempatan kerja pada tingkat sektoral serta kondisi perekonomian makro. Studi ini dangat penting dilakukan mengingat ketidakmerataan distribusi pendapatan di Indonesia merupakan inti permasalahan pembangunan sampai saat ini. Kebijakan pemerintah dalam penelitian ini dibatasi pada penurunan kurs Rupiah per Dolar, penurunan tingkat bunga serta kebijakan privatisasi. Data yang digunakan dalam kajian empiris ini merupakan data sekunder yang bersumber pada matrik input-output. Matrik tersebut berasal dari hasil agregasi Tabel Input-Output 1995. Alat analisis yang digunakan adalah model Keseimbangan Umum yang dikemukakan oleh Leon Walras. Model CGE Indorani dibangun untuk mensimulasi dampak ekonomi dan sosial dari adanya perubahan variabel shocks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di tingkat makro, kebijakan pemerintah tersebut secara umum memberikan pengaruh positif pada indikator makro ekonomi Indonesia. Hal ini terlihat pada peningkatan nilai konsumsi riil, investasi, ekspor dan impor yang akan mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, tingkat inflasi mengalami penurunan dan daya saing internasional semakin meningkat. Kebijakan tersebut juga berdampak positif pada distribusi pendapatan rumah tangga, terlihat dari adanya redistribusi pendapatan dari golongan pendapatan tinggi ke golongan pendapatan yang lebih rendah. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan kesejahteraan dan konsumsi riil masyarakat yang lebih tinggi pada rumah tangga golongan rendah/miskin di desa dan di kota daripada rumah tangga golongan atas di desa maupun di kota. Demikian pula terhadap kesempatan kerja dan output. Kebijakan tersebut berdampak positif pada peningkatan aktvitas produksi baik di tingkat sektoral maupun regional. Kesempatan kerja dan output meningkat secara signifikan di seluruh sektor industri dan seluruh propinsi. |
| Nama Pengarang | : | James 1. Spillane |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 28-38 |
| Abstraksi Narasi | : | - |
| Nama Pengarang | : | V. Supriyanto |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Lembaga Penelitian Universitas Sanata Dharma |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 39-49 |
| Abstraksi Narasi | : | - |