| Nama Pengarang | : | Aisyah A.R., Ramli Manarus, Hakimah Sidik |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 189-199 |
| Abstraksi Narasi | : | Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara supervisi kepala sekolah dan kepuasan guru. Sampel berasal dari empat kecamatan di Kabupaten Muara Enim yang diambil dengan rumus Cohran berjumlah 100 orang guru dari 65 Sekolah Dasar. Data dianalisis dengan korelasi momen tangkar dan korelasi ganda. Hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara supervisi kepala sekolah dan kepuasan kerja guru. Berdasarkan temuan ini disarankan agar kepala sekolah memelihara hubungan yang harmonis dengan guru-guru, melakukan pertemuan, mengawasi, membimbing secara langsung dalam memecahkan masalah guru yang ada kaitannya dengan tugasnya dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar. |
| Nama Pengarang | : | Hartono, Fuad Abd. Rachman |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 228-235 |
| Abstraksi Narasi | : | The purpose of this research was to examine correlations between cognitive entry behavior and attitude toward mathematics and science (MIPA), and achievement in mathematics and science. The population of the study was the students of MIPA FKIP-UNSRI. There were 140 subjects sample chosen from the population. The Pearson`s Product Moment and Multiple Correlation were applied to analyze the data. The results showed that: there was correlation between cognitive entry behavior and achievement in mathematics and science; there was correlation attitude toward mathematics and science, and achievement in mathematics and science; achievement in mathematics and science can be predicted from cognitive entry behavior and attitude toward mathematics and science. |
| Nama Pengarang | : | Paturungi Parawansa |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 93-101 |
| Abstraksi Narasi | : | Masyarakat industri yang segera dihadapi oleh bangsa Indonesia memerlukan pendidikan sebagai alat transformasi. Pendidikan perlu ditingkatkan mutunya. Untuk itu diperlukan strategi yang tepat. Strategi peningkatan mutu pendidikan yang dapat dijadikan alternatif antara lain adalah penguatan dan pemberdayaan lembaga pendidikan, pembenahan kurikulum dan GBPP, peningkatan kualifikasi dan kualitas tenaga kependidikan, pengubahan mental masyarakat ke arah masyarakat industri, serta pengimplementasian berbagai kebijakan dan aturan secara konsisten dan tidak berstandar ganda. |
| Nama Pengarang | : | Wasih DS. |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 157-165 |
| Abstraksi Narasi | : | Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi tentang perbedaan hasil belajar matakuliah IPA mahasiswa PGSD yang latar SLTA-nya berbeda. Penelitian dilakukan secara komparatif dengan rancangan expost facto. Dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara mahasiswa lulusan SLTA keguruan dengan lulusan SLTA non-keguruan program studi IPA, dan tidak ada perbedaan hasil belajar IPA antara mahasiswa lulusan SLTA keguruan dengan mahasiswa lulusan SLTA non-keguruan program studi non-IPA. Keadaan ini diduga karena perbedaan latar belakang SLTA-nya. |
| Nama Pengarang | : | Andi Mappiare AT. |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 102-112 |
| Abstraksi Narasi | : | Tujuan penelitian ini adalah menguji perbedaan taraf dan kelengkapan pengungkapandiri klien di antara beberapa kategori gaya komunikasi konselor. Penelitian dilakukan dengan sampel total. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi berpedoman. Dua teknik analisis yang digunakan adalah teknik Chi-Kuadrat dan tes U Mann-Whitney. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa ada perbedaan taraf dan kelengkapan pengungkapandiri klien di antara beberapa kategori gaya komunikasi konselor. |
| Nama Pengarang | : | Ali Imron, Hcndyat Soetopo, A. Suprijanto, Sultoni |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 145-156 |
| Abstraksi Narasi | : | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pelaksanaan teknik pembinaan guru oleh kepala Madrasah Ibtidaiyah ditinjau dari latar belakang pendidikan, pengalaman dan masa kerjanya. Penelitian ini bersifat expose facto, dengan rancangan causal comparative. Populasi adalah Kepala Madrasah Ibtidaiyah se-kabupaten Malang berjumlah 307 orang, tersebar dalam 32 kecamatan. Sampel diambil dengan teknik area proportional random sampling sebanyak 25%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pelaksanaan teknik-teknik pembinaan guru oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah ditinjau dari latar belakang pendidikan, pengalaman dan masa kerja. |
| Nama Pengarang | : | Engkoswara |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 85-92 |
| Abstraksi Narasi | : | Bangsa Indonesia harus bersiap diri menyongsong masyarakat industri dan era perdagangan bebas . Kualitas manusia Indonesia harus ditingkatkan dengan pendekatan perspektif terpadu. Pendidikan merupakan salah satu alternatif strategik. Diperlukan setidak-tidaknya dua kebijakan nasional. Pertama, perlu ada keputusan politik sebagai upaya pengukuhan kebijakan mandataris tentang pendidikan sebagai salah satu kunci keberhasilan pembangunan sumber daya manusia dalam PJP II. Kedua, diperlukan strategi operasional pengelolaan pendidikan yang dipusatkan kepada penyempurnaan pendekatan ke arah pendekatan perspektif terpadu dan kepada penetapan prioritas pendidikan. |
| Nama Pengarang | : | Achmad Tolla |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 130-144 |
| Abstraksi Narasi | : | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pengajaran bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Umum (SMU) berdasarkan Kurikulum 1994. Variabel yang diamati adalah peran guru, peran siswa, materi pelajaran, interaksi belajar-mengajar, dan pelaksanaan penilaian. Pengamatan dilakukan melalui penelitian kelas selama enam bulan di kelas 1 SMU Negeri 2 Ujung Pandang. Analisis data dilakukan dengan analisis isi yang mengikuti prosedur analisis model alir. Hasil penelitian menunjukkan peran guru masih dominan, siswa lebih banyak pasif, proses belajar-mengajar bersifat verbalistik , materi pelajaran cenderung bersifat struktural, dan penilaian jarang dilakukan. |
| Nama Pengarang | : | Wido H. Toendan |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 113-129 |
| Abstraksi Narasi | : | This paper reports an experimental study on the effects of EFL reading proficiency (PROF) , text structure (TEXT), and prefatory Framework (PREF) on the EFL reading comprehension (COMP) of expository texts. The subjects of the study were the intermediate and advanced readers of the English Department students of FKIP Unika Widya Mandala Surabaya. Results of the study significantly reveal the independent effects of EFL PROF, TEXT, and PREF on the COMP of expository texts. Based on the findings of the study, some suggestions intended for the reading instructors, developers of the written instructional materials, and area of firther research are offered. |
| Nama Pengarang | : | M. Norsanie Darlan |
| Nama Majalah/Jurnal | : | Jurnal Ilmu Pendidikan |
| Volume / Nomor Edisi | : | - |
| Nomor Halaman | : | 72-82 |
| Abstraksi Narasi | : | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendidikan dan kebiasaan para ibu di desa pantai Kalimantan Tengah dalam mencari layanan kesehatan saat kehamilan dan melahirkan serta bentuk layanan yang tersedia. Data dikumpulkan dengan wawancara atas 120 orang responden dari 12 desa di tiga kecamatan dari tiga kabupaten dan dokumentasi di Dinas Kesehatan. Analisis dilakukan dengan statistik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : tingkat pendidikan para ibu di desa pantai Kalimantan Tengah pada umumnya rendah; para ibu cenderung memilih layanan kesehatan di Puskesmas atau Posyandu pada saat kehamilan tetapi cenderung memilih layanan dukun pada saat melahirkan; fasilitas layanan kesehatan belum memadai. |