Pencarian Artikel Jurnal & Majalah

Menampilkan keseluruhan arsip dokumen (Halaman 34188 dari 34188, Total: 341873 data)

Kaitan antara Rasio Price/Book Value dan Imbal Hasil Saham pada Bursa Efek Jakarta

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Jurnal Riset Akuntansi Indonesia
Volume / Nomor Edisi : 1 (No. 1)
Nomor Halaman : 127-140
Abstraksi Narasi : Studi ini bertujuan untuk mengungkapkan (1) seberapa jauh rasio harga saham-nilai buku (Price-Book Value Ratio atau rasio PBV) berkaitan dengan imbal hasil (return) saham, dan (2) seberapa jauh rasio PBV berkaitan dengan faktor-faktor fundamental perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio PBV dapat digunakan untuk menentukan strategi investasi karena dengan menggunakan rasio PBV investor dapat memperkirakan saham-saham yang mengalami undervalued dan overvalued, dan memperoleh imbal hasil yang signifikan. Penelitian ini juga menemukan bahwa dari empat faktor fundamental yang dianalisis (profitabilitas (Return on Equity atau ROE), prospek pertumbuhan, tingkat resiko, dan kebijakan dividen), ternyata hanya ROE yang secara konsisten and signifikan mempunyai hubungan yang positif dengan rasio PBV. Terakhir, penelitian ini menemukan terdapatnya hubungan yang negatif antara rasio PBV dengan imbal hasil saham, konsisten dengan temuan penelitian lainnya yang dilakukan di berbagai negara.

Individual and Group Performance Evaluation Decission: A Test on An Interaction Between Outcome Information and Group Polarization

Nama Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Jurnal Riset Akuntansi Indonesia
Volume / Nomor Edisi : 1 (No. 1)
Nomor Halaman : 67-83
Abstraksi Narasi : Many decisions are made by groups of individuals such as committees rather than by individuals. In group performance evaluation decisions, two issues can be raised: group polarization and hindsight bias. This experimental study provides a direct test if outcome information interacts with decision levels (individual vs. groups) affecting performance evaluation decisions. This study found that the effect of outcome information is greater in group decisions than those in individual decisions. Regardless of information available ex ante, decision makers are evaluated more favorably by groups than by individuals when the decisions have successful results. On the contrary, when the results are unsuccessful, the decision makers are evaluated more unfavorably by groups than by individuals.

Apakah Teori Prospek Tepat untuk Kasus Indonesia?: Sebuah Replikasi Penelitian Tversky dan Kahneman

Nama Pengarang : Dan Curtis,Siti Sendari,Yunus, Mohamad,Mangililo, Ira D. ,Yoren, ,Soraya, Fenthy,Margono, Supardjan A.
Nama Majalah/Jurnal : Jurnal Riset Akuntansi Indonesia
Volume / Nomor Edisi : 1 (No. 1)
Nomor Halaman : 29-42
Abstraksi Narasi : Sampai saat ini pembahasan mengenai pengambilan keputusan di bidang ekonomi didominasi oleh the expected utility theory yang beranggapan pengambil keputusan adalah orang yang rasional dan punya kemampuan mengolah informasi secara sempurna. Namun begitu kenyataan sehari-hari menunjukkan banyaknya penyimpangan yang tak bisa dijelaskan oleh teori tersebut. Teori prospek (prospect theory) Tversky and Kahneman adalah salah satu teori yang banyak dipakai sebagai teori alternatif oleh para peneliti di Barat di bidang ekonomi, manajemen, dan akuntansi. Penelitian yang sekarang ini dilakukan mengulang lagi (replikasi) eksperimen yang dilakukan oleh Tversky and Kahneman tersebut. Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui apakah teori prospek tepat untuk menjelaskan perilaku pengambil keputusan di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa jika kasus keputusan dijelaskan dengan frame negatif orang Indonesia punya perilaku yang sama dengan subyek dalam penelitian Tversky dan Kahneman. Sebaliknya jika kasusnya dijelaskan dengan frame positif, perilakunya berbeda.
← Kembali ke Halaman Utama