OPAC - Pencarian Artikel Jurnal & Majalah Library USD

Menampilkan semua artikel (Halaman 118 dari 34169, Total: 341690 data)

PERUNDANG-UNDANGAN KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA: SARANA EFEKTIF ATAU KENDALA PEMBAURAN BANGSA?

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisa
Volume / Edisi : XIII-9, SEPTEMBER (No. 9)
Halaman : 701-714
Abstrak : -

HAMBATAN-HAMBATAN DALAM PROSES PEMBAURAN BANGSA

Pengarang : Babari
Nama Majalah/Jurnal : Analisa
Volume / Edisi : XIII-9, SEPTEMBER (No. 9)
Halaman : 688-700
Abstrak : -

MEMAHAMI MASALAH PEMBAURAN SECARA KONSEPTUAL

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisa
Volume / Edisi : XIII-9, SEPTEMBER (No. 9)
Halaman : 671-687
Abstrak : -

SUATU KERANGKA TEORETIS TENTANG MASALAH PEMBAURAN BANGSA KHUSUSNYA KELOMPOK KETURUNAN CINA

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Analisa
Volume / Edisi : XIII-9, SEPTEMBER (No. 9)
Halaman : 651-670
Abstrak : -

Desain Motor Bakar Bensin Untuk Mencapai Persyaratan Standar Polusi Dan Penghematan Bahan Bakar

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Jurnal Teknik Mesin
Volume / Edisi : 4-1, APRIL (No. 1)
Halaman : 59–68
Abstrak : Ekonomis atau tidaknya suatu kendaraan bermotor dapat diukur dari banyaknya bahan bakar yang dipakai untuk mengoperasikan kendaraan tersebut. Setiap pemakai tentunya mengharapkan dapat memiliki kendaraan yang hemat bahan bakar. Pengoperasian kendaraan biasanya tidak akan mencapai hasil yang sama untuk segala kondisi operasi, misalnya operasi kendaraan pada kecepatan penuh sangat berbeda dengan kendaraan yang dioperasikan di dalam kota yang sering berhenti. Hal ini sangat menentukan pemakaian bahan bakar. Pengaturan pencampuran dan masuknya bahan bakar ke dalam silinder perlu dibedakan, antara operasi beban penuh dan operasi beban rendah atau menengah. Keadaan lingkungan yang makin menguatirkan, disebabkan oleh polusi udara dari kendaraan bermotor, mewajibkan para perencana dan produsen kendaraan bermotor untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah dan lembaga pengawas lingkungan. Standar yang disusun menuju pada suatu kondisi di mana kadar komponen-komponen gas buang yang beracun dan membahayakan kesehatan manusia, dibuat seminimal mungkin dan diusahakan mendekati nol. Agar tuntutan tersebut dapat dipenuhi, telah banyak dilakukan perubahan desain kendaraan bermotor. Beberapa contoh di antaranya yaitu menggunakan material yang lebih ringan, mengganti sistem penyemprotan bahan bakar, mengubah ketinggian pembukaan katup silinder dan waktu mulai buka dan lamanya pembukaan.

Optimasi Kekerasan Kampas Rem Dengan Metode Desain Eksprimen

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Jurnal Teknik Mesin
Volume / Edisi : 4-1, APRIL (No. 1)
Halaman : 50–58
Abstrak : Kampas rem selalu dibutuhkan didalam dunia otomotif, sehingga kualitas yang baik dari hasil produksi perlu didapatkan. Kualitas kampas rem harus memenuhi standar, salah satunya tergantung dari kekerasannya. Kekerasan kampas rem berkaitan dengan umur kampas rem, umur drum atau piringan serta jenis kendaraan. Untuk mendapatkan hasil produksi optimal, maka akan dilakukan eksperimen dari faktor-faktor yang mempengaruhi nilai kekerasan kampas rem dan menentukan level dari faktor-faktor tersebut.

Unjuk Kerja Motor Bakar Bensin Dengan Turbojet Accelerator

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Jurnal Teknik Mesin
Volume / Edisi : 4-1, APRIL (No. 1)
Halaman : 43–49
Abstrak : Salah satu alat yang ditambahkan pada motor bakar untuk menaikkan unjuk kerjanya adalah turbojet accelerator. Produsen alat ini mengatakan bahwa unjuk kerja motor bakar akan meningkat dengan pemasangan alat ini. Untuk membuktikan promosi ini dilakukan penelitian di laboratorium Motor Bakar, Universitas Kristen Petra. Hasil yang didapat dari percobaan yang dilakukan adalah bahwa turbojet accelerator menyebabkan aliran udara masuk karburator dengan lebih rendah dan kecepatan lebih tinggi. Sedang unjuk kerja yang meliputi daya BHP, Torsi, BMEP dan efisiensi termis motor bakar meningkat. Selain itu konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat jika motor bakar dilengkapi turbojet accelerator.

Studi Eksperimental Tentang Pengaruh Perubahan Diameter Lubang Orifice Terhadap Karakteristik Boundary Layer Aliran Hilir

Pengarang : Pratomo, Hariyo Priambudi Setyo
Nama Majalah/Jurnal : Jurnal Teknik Mesin
Volume / Edisi : 4-1, APRIL (No. 1)
Halaman : 32–42
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan diameter lubang orifice terhadap karakteristik aliran down stream dalam penampang circular. Adanya orifice dalam sistem saluran akan menyebabkan terjadinya vortex pada down stream region aliran yang diduga sangat mempengaruhi karakteristik aliran dalam pergerakannya ke arah down stream. Vorticity yang dikandung oleh vortex akan berakumulasi dengan vorticity aliran sehingga mempengaruhi karakteristik boundary layer yang terbentuk; antara lain : ketebalan boundary layer dan velocity profile. Pengaruh perubahan diameter lubang orifice terhadap karakteristik aliran down stream dapat diketahui dengan mengukur tekanan statis dan tekanan dinamis sepanjang penampang untuk mengetahui ketebalan boundary layer dan velocity profile yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa boundary layer berkembang semakin cepat pada diameter lubang orifice yang paling kecil, karena vortex yang terjadi pada down stream region paling besar.

Oksigenat Methyl Tertiary Buthyl Ether Sebagai Aditif Octane Booster Bahan Bakar Motor Bensin

Pengarang : -
Nama Majalah/Jurnal : Jurnal Teknik Mesin
Volume / Edisi : 4-1, APRIL (No. 1)
Halaman : 25 –31
Abstrak : Oksigenat Methyl Tertiary Buthyl Ether (MTBE), C 125 OH sebagai alternatif pengganti Tetra Ethyl Lead (TEL), ( ) 52 4 Pb C H yang digunakan sebagai komponen peningkat angka oktan bahan bakar bensin. Namun, perlu dilakukan pengujian bagaimana pengaruh konsentrasinya terhadap angka oktan, sifat volatilitas bahan bakar dan unjuk kerja motor. Untuk motor yang menggunakan karburator, bahan bakar cair harus cukup mudah menguap untuk menyediakan campuran udara dan uap bahan bakar pada tempratur masuk dan menyediakan secara lengkap campuran udara dan uap bahan bakar didalam silinder sebelum terbakar.

Simulasi Komputer Untuk Memprediksi Besarnya Daya Pemotongan Pada Proses Cylindrical Turning Berdasarkan Parameter Undeformed Chip Thickness

Pengarang : Soegihardjo, Oegik
Nama Majalah/Jurnal : Jurnal Teknik Mesin
Volume / Edisi : 4-1, APRIL (No. 1)
Halaman : 18–24
Abstrak : Pada proses pemotongan logam dengan mesin perkakas, besarnya daya pemotongan yang diperlukan dipengaruhi oleh beberapa parameter pemotongan. Beberapa parameter pemotongan diantaranya adalah: pemakanan (feed), kedalaman pemotongan (depth of cut), kecepatan potong (cutting speed) dan laju penghasilan geram (metal removal rate) Undeformed chip thickness adalah tebal geram (chip) sebelum terpotong, terletak di titik/daerah tertentu pada mata potong pahat. Undeformed chip thickness diyakini sebagai faktor yang memiliki pengaruh signifikan pada besar/kecilnya daya pemotongan. Dengan demikian besarnya daya pemotongan bisa diprediksi berdasarkan faktor ini. Dalam paper ini akan dibahas dan dilakukan simulasi untuk memprediksi besarnya daya pemotongan berdasarkan. undeformed chip thickness
← Back to HOME-USD Library